Travel
Seperti Ini Suasana Kampung Inggris di Pare Kediri, Pelajar dan Mahasiswa Ada di Sana
Yakni Desa Pelem dan Desa Tulungrejo. Keduanya di Kecamatan Pare. Dua desa ini yang kini menjadi pusat kursus Bahasa Inggris.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, KEDIRI - Siapa yang tidak kenal Kampung Inggris Pare, di Kabupaten Kediri, Jatim. Sebuah kampung yang kini terdapat ratusan lembaga kursus bahasa Inggris.
Kehidupan di kampung tersebut sudah mirip kampung di kampus-kampus. Rumah warga
Banyak jadi tempat kos. Sementara ribuan pelajar dan mahasiswa lalu lalang tiap waktu.
Dengan tas berisi buku, mereka mobile. Mobilisasi mereka di seputaran dua desa.
Yakni Desa Pelem dan Desa Tulungrejo. Keduanya di Kecamatan Pare. Dua desa ini yang kini menjadi pusat kursus Bahasa Inggris.
Salah satu lembaga kursus bahasa inggris yang sangat terkenal adalah Basic English Course (BEC).
SURYA.CO.ID berhasil mendapatkan momen saat mereka beraktivitas di Kampung Inggris tersebut.
Begitu mendekati pukul 06.30, ratusan peserta kursus sudah memadati jalanan kampung. Jam masuk pagi ini, kampung di Pare itu terlihat ramai.
Ada yang jalan kaki. Namun banyak banyak di antara mereka lebih memilih naik sepeda onthel. Moda transportasi menyehatkan ini jadi favorit di Kampung Inggris.
Yang naik motor bisa dibilang sedikit. Mereka lebih memilih naik sepeda bersama sama. Jelas ini mendukung lingkungan sehat.
Ketua Forum Kampung Inggris Pare, Ahmad Farih menyebut, layanan terbaik dengan menjaga kualitas adalah tuntutan.
"Saat ini sudah banyak lembaga kurus di Kampung Inggris Pare, yang sadar akan standar kualitas ini," ujar Ahmad Farih kepada SURYA.co.id, Rabu (6/8/2025).
Saat ini tercatat sudah ada 164 lembaga kursus bahasa asing resmi beroperasi di Pare.
Dari jumlah itu, BEC yang menjadi lembaga yang pertama membuka layanan kursus bahasa Inggris di Pare.
Adalah Mr Kalend Osen, tokoh sentral di balik berdirinya BEC.
Bapak Kampung Inggris ini berhasil membawa lembaga kursusnya dan kampung Pare menjadi terkenal.
BEC sendiri bediri pada 15 Juni 1977. Lokasinya di Jl Anyelir, Dusun Singgahan, Desa Pelem, Kecamatan Pare. Dari lembaga ini muncul ratusan lembaga kursus yang lain.
Hampir sebagian besar pemilik lembaga kursus itu tidak lain adalah murid Mr Kalend dan lulusan BEC.
Tidak ada larangan jika alumnus BEC mendirikan lembaga kursus baru.
Informasi yang berhasil dihimpun, BEC tidak pernah membuka kelas shorts course. BEC membuka kelas minimal 3 bulan.
Namun rata-rata masa kursus di BEC selama 9 bulan. Tiga bulan kursus dasar, berikutnya pemantapan, dan terakhir pengembangan.
BEC tidak menetapkan sistem camp yang jadi satu dengan lembaga kursus. BEC memberi kebebasan kepada peserta untuk kos di luar lembaga.
Sementara di luar BEC, banyak yang membuka kelas kursus singkat. Ada yang momen liburan beberapa Minggu dan berlaku camp. Ada pula yang momen tertentu seperti persiapan tes TOEFL.
Saat ini Kampung Inggris selalu ramai dengan peserta kursus. Kenapa banyak yang memilih kursus di kampung ini?
Selain karena sudah teruji juga harganya yang terjangkau. Biaya hidup dan makanan juga murah.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
144.490 Penumpang Gunakan KA di Daop 8 Surabaya Selama Libur HUT Kemerdekaan RI |
![]() |
---|
Sedapnya Rujak Cingur dan Sop Buntut Depot Genteng Durasim Surabaya, Legendaris Sejak 1938 |
![]() |
---|
Libur Panjang HUT Kemerdekaan RI, Warga Pilih Gunakan Transportasi Kereta Api untuk Liburan |
![]() |
---|
Aturan Baru Diskon Naik Kereta Api Bagi Lansia, Legiun Veteran RI, TNI/Polri, serta Wartawan |
![]() |
---|
Islamic Cruise Aroya, Kapal Pesiar Halal untuk Wisatawan Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.