Sabtu, 11 April 2026

Perawatan Berbasis Facial Harmony, dr Junivan Lindra : Cantik itu Proporsional dan Tampak Natural

Cantik bukan soal simetri sempurna melainkan juga proporsi, keseimbangan, dan harmoni wajah.

|
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Tribun Jatim/Nurika Anisa
SHARING EDUKASI KECANTIKAN WAJAH - dr Junivan Lindra membahas terkait minat kecantikan pada bentuk hidung mancung dan dagu lancip di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (2/8/2025). Bapak Benang Indonesia ini juga menekankan bahwa cantik bukan soal simetri sempurna melainkan juga proporsi, keseimbangan, dan harmoni wajah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dokter Junivan Lindra dari Clariskin Clinic Surabaya menekankan, cantik bukan soal simetri sempurna melainkan juga proporsi, keseimbangan, dan harmoni wajah.

Dokter yang dijuluki Bapak Benang Indonesia ini juga mengenalkan perawatan estetik berbasis facial harmony dengan perpaduan sains dan seni untuk menciptakan wajah yang seimbang dan tetap natural.

Hal ini untuk mengedukasi pasien supaya mendapatkan perawatan kecantikan sesuai keunikan diri sendiri.

“Semua wanita pasti ingin terlihat muda dan cantik. Wanita mana yang mau terlihat tua dan jelek. Tapi cantik seperti apa, kadang bingung mulainya dari mana. Misal saya buat hidungnya seperti Song Hye Kyo artis Korea Selatan, belum tentu cocok,” ujar dr. Junivan Lindra di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (2/8/2025).

Baca juga: KRONOLOGI Balita Terkunci Dalam Mobil di Lamongan, Petugas Damkar Didatangkan

dr Junivan Lindra juga dikenal sebagai pengajar teknik contouring dan pencipta berbagai teknik threadlift (tanam benang) yang digunakan secara luas.

Dicontohkan dalam prosedur threadlift hidung untuk membuat hidung terlihat lebih mancung maupun bentuk dagu sesuai proporsi.

Seperti yang disebutnya perawatan unnoticeable result, bahwa meski banyak perubahan yang dilakukan seperti tanam benang, filler, botox, akan tetap terlihat natural, tidak mencolok atau tidak kentara.

Trainer of Ultra V Threadlift itu mengatakan, dokter tidak boleh membuat pasien terlihat lebay, dagu kepanjangan meskipun tengah tren dan diminati banyak wanita supaya tampil tirus dan dagu lancip.

“Kita harus kasih tahu ilmu yang betul supaya pasien tetap cantik versinya sendiri. Langkah pertama bukan selalu dagu panjang supaya jadi cantik, tapi harus analisis satu per satu, jangan FOMO (fear of missing out : takut ketinggalan). Semua wanita itu unik, tidak semua sama. Ada pasien yang perlu difiller dulu, botox dulu atau dibenang dulu,” ujarnya.

Dalam tindakan perawatannya, Clariskin, melakukan pendekatan personal dengan menganalisa maupun mapping wajah, perencanaan treatment yang terarah (kenali-bentuk-sempurnakan) dengan kombinasi booster, contouring, maupun anti-aging sesuai kebutuhan.

Selain bentuk wajah, melakukan perawatan juga sangat penting. Terutama dalam menjaga kulit tetap kencang dan awet muda. dr. Junivan menyebut, setiap orang tidak lepas dari penuaan, oleh karenanya penting untuk menjaga wajah secara keseluruhan.

“Tidak hanya tone wajah, tetapi juga bentuk wajah dan teksture sehingga ini yang perlu dijaga dan dirawat agar flawless beauty,” ungkapnya.

Clariskin juga menghadirkan Cynthia Kurniawan, Miss Global Indonesia 2023 dan Jennifer Calista, Miss Earth 2024.

Keduanya membagikan pengalaman treatment conturing wajah untuk bisa terasa signifikan namun tetap natural.

Masing-masing mereka mendapatkan tindakan berbeda dan dengan dimulai dari analisa kontur wajah. TindaKAN perawatan seperti filler, threadlift hidung maupun perawatan dagu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved