Kamis, 30 April 2026

Akibat Pompa Air Korsleting, Rumah Juragan Besi di Surabaya Terbakar

Korsleting listrik mesin pompa air diduga menjadi pemicu kebakaran rumah milik pengusaha besi di Jalan Wonoayu, Medokan Ayu, Rungkut, Kota Surabaya.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
KEBAKARAN RUMAH - Petugas pemadam kebakaran dan anggota kepolisian saat melakukan pengecekan area rumah yang sempat terbakar di Jalan Wonoayu, Medokan Ayu, Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (19/7/2025) malam. Korsleting listrik pada mesin pompa air, diduga menjadi pemicu kebakaran rumah milik pengusaha besi tersebut. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Korsleting listrik pada mesin pompa air diduga menjadi pemicu kebakaran rumah milik pengusaha besi di Jalan Wonoayu, Medokan Ayu, Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (19/7/2025) malam. 

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden kebakaran tersebut. Hanya saja, selain melumat area tengah rumah, kobaran api berhasil membakar bodi sisi belakang pikap L300 milik tuan rumah berinisial JGP (63). 

Menurut Ketua RW 03, M Khusein (55), kobaran api yang melumat bangunan milik tetangganya itu, diduga dipicu korsleting listrik dari mesin pompa air yang terdapat di dekat dinding sisi kanan teras rumah yang terhubung dengan area parkir mobil. 

Nah, korsleting listrik yang memicu percikan api tersebut, kian membesar lalu mengenai komponen kotak mesin AC yang tertempel di langit-langit dinding rumah tersebut. 

Kobaran yang kian membesar, akhirnya melumat perabotan rumah di area teras, hingga merembet di ruangan tengah bangunan rumah. 

Bahkan, kobaran api juga melumat komponen plafon area-area tersebut, dan nyaris membakar bagian loteng. 

Selain itu, kobaran api juga sempat menjilati bodi sisi belakang mobil pikap L300 bernopol L 9283 CC tanpa muatan yang terparkir membelakangi area dinding utama depan rumah. 

M Khusein dan puluhan warga hanya berhasil menyelamatkan satu mobil pikap L300 bernopol L 9807 MZ yang terparkir paling depan, atau yang berdekatan dengan pintu besi harmonika penutup garasi rumah tersebut. 

Termasuk 3 unit sepeda motor yang diparkir bersebelahan dengan kedua mobil tersebut, juga berhasil diselamatkan oleh M Khusein beserta warga lainnya. 

"Untung warga sigap, gotong-royongnya cukup tinggi," katanya saat ditemui di lokasi. 

Menurutnya, puluhan warga tadi berupaya membantu si tuan rumah yang terkena musibah kebakaran tersebut, dengan berusaha mengevakuasi kendaraan yang dapat diselamatkan. 

Warga menggunakan besi linggis sebagai tuas dan palu berukuran besar, untuk membongkar pintu besi harmonika penutup pagar rumah korban. 

Semula warga mengira dua kendaraan tersebut dapat dievakuasi dengan cara didorong dari belakang. Namun, perkiraan mereka salah. 

Ternyata, mobil tersebut dalam keadaan terkunci rodanya. Alhasil, ungkap M Khusein, tak ada cara lain, warga beramai-ramai mengangkat mobil pikap tersebut hingga berhasil dipindahkan ke jalanan depan rumah, terhindar dari jilatan api. 

Setelah berhasil, warga juga berupaya hendak melakukan evakuasi kendaraan mobil pikap kedua dengan cara yang sama. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved