PWNU Jatim Minta Ada Regulasi Pemerintah terkait Fenomena Sound Horeg
PWNU Jatim berharap ada regulasi resmi dari pemerintah yang mengatur secara rinci terkait fenomena sound horeg.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) berharap ada regulasi resmi dari pemerintah yang mengatur secara rinci terkait fenomena sound horeg.
Harapan ini dihasilkan oleh Tim 9 PWNU Jatim yang merespon atas fenomena sound horeg yang mengganggu.
"PWNU Jatim memang merekomendasikan agar diterbitkan regulasi," kata Sekretaris Tim 9 PWNU Jatim KH Asyhar Shofwan saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).
Fenomena sound horeg belakangan ini memang menjadi buah bibir.
Terlebih setelah sejumlah ulama menyatakan bahwa sound horeg haram jika mengganggu.
Terakhir, MUI Jatim secara tegas mengeluarkan fatwa bahwa sound horeg yang mengganggu ketertiban umum hingga menampilkan jogetan pria dan wanita pamer aurat sebagai pengiring, dihukumi haram.
Kiai Asyhar menegaskan regulasi ini penting dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
Apapun bentuk dari regulasi nantinya.
Tujuannya adalah agar juga menjadi payung hukum bagi aparat untuk menertibkan sound horeg yang mengganggu.
"Agar aparat jika bertindak ada payung hukumnya dengan dilampiri hasil kajian hukumnya menurut PWNU," ujar Kiai Asyhar.
Dikonfirmasi terpisah, salah satu anggota Tim 9 KH Balya Firjaun Barlaman menegaskan bahwa memang regulasi penting.
Regulasi tersebut misalnya terkait batasan suara yang dihasilkan dari sound horeg.
Apalagi, berdasar penjelasan dari dokter, dentuman suara keras yang melebih kewajaran bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
"Regulasi itu entah pergub atau apapun, yang penting ada pijakan dan landasan untuk penertiban," ungkap Gus Firjaun saat dihubungi dari Surabaya.
sound horeg
sound horeg haram
fatwa haram sound horeg
PWNU Jatim
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Rekam Jejak Kompol Cosmas yang Ikut Naik Rantis Lindas Driver Ojol Affan, Karier Cemerlang di Brimob |
![]() |
---|
Cerita Pedagang Asongan Kehilangan Dagangannya saat Ricuh Demo di Grahadi Surabaya |
![]() |
---|
Ribuan Driver Ojek Online Nyalakan Seribu Lilin Kenang Affan Kurniawan di Lapangan Mapolda Jatim |
![]() |
---|
Alasan Ahmad Sahroni Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasdem Bantah Gegara Ucapan Tolol |
![]() |
---|
Ramalan Cuaca Surabaya Hari ini Sabtu 30 Agustus 2025: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 34 Derajat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.