Dikunjungi Bupati Sidoarjo Subandi, Pasien TB Dapat Program Bedah Rumah

Diharapkan kondisinya juga bisa semakin membaik setelah mendapat perhatian langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi.

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/M Taufik
JENGUK – Bupati Sidoarjo Subandi saat menjenguk warga kurang mampu yang sedang sakit TB di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jumat (11/7/2025). Selain memastikan penanganan medis, bupati juga memberikan bantuan bedah rumah. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – CH, warga Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo sedang berjuang melawan tiga penyakit yang dideritanya. 

Sejak bulan Juni 2025, ia menderita peritonitis TB (infeksi perut), meningitis TB (infeksi selaput otak), dan TB paru.

Belakangan kondisinya mulai membaik setelah mendapat perawatan medis. 

Diharapkan kondisinya juga bisa semakin membaik setelah mendapat perhatian langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi.

Orang nomor satu di Sidoarjo itu berkunjung langsung ke kediamannya, Jumat (11/7/2025). 

Bupati berkunjung ke sana untuk melihat langsung kondisi warganya, setelah mendapat laporan, anak dari keluarga kurang mampu tersebut mengalami sakit yang cukup serius.   

Bupati datang bersama Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Dinas Sosial Sidoarjo, Camat Tulangan, pihak Puskesmas Kepadangan, dan perangkat desa setempat.

Subandi meminta agar Dinas Kesehatan dan pihak puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan dan penanganan kesehatan secara intensif terhadap kondisi pasien. 

"Dinkes harus terus memantau kondisi dan kesehatannya, karena insyaallah dengan pengobatan rutin, TB dapat sembuh," kata Subandi.

Bupati juga mengajak warga sekitar ikut peduli. Ketika ada tentangga yang sakit, diajak berobat atau dilaporkan ke pemerintah desa supaya mendapat penanganan kesehatan yang baik. 

Bagi warga tidak mampu, biaya pengobatannya ditanggung pemerintah.

Saat menjenguk, Bupati Subandi sempat memerhatikan tempat tinggal keluarga ini yang dirasa tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak. 

Subandi kemudian menawarkan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) kepada keluarga itu.

“Kami siapkan anggaran sekitar Rp 20 juta sampai Rp 25 juta untuk perbaikan rumahnya. Harapannya, bisa tinggal di rumah yang lebih layak, bersih, dan mendukung proses penyembuhan,” lanjut Subandi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmi Herawati menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. Menurutnya, penanganan kesehatan dilakukan secara maksimal.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved