Kamis, 16 April 2026

Lulusan Terbaik Wisuda ke-114 Unesa Surabaya Dapat Beasiswa Pendidikan Lanjutan

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan beasiswa pendidikan lanjutan kepada lulusan terbaik dari seluruh fakultas.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
Unesa
BEASISWA UNESA - Rektor Unesa Surabaya, Prof Dr Nursalam, menyerahkan beasiswa pendidikan lanjutan kepada lulusan terbaik dari tiap fakultas dalam Wisuda ke-114 Universitas Negeri Surabaya, Rabu (2/7/2025). Beasiswa Unesa ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para lulusan tetap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui ilmu yang telah mereka peroleh. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan beasiswa pendidikan lanjutan kepada lulusan terbaik dari seluruh fakultas.

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan MKes, mengungkapkan program beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para lulusan tetap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui ilmu yang telah mereka peroleh.

Beasiswa ini diberikan untuk studi lanjut dari jenjang S1 ke S2 selama 4 semester dan dari S2 ke S3 selama 6 semester pada Wisuda ke-114 di Graha Unesa, Rabu (2/7/2025).

“Semua lulusan terbaik kita beri beasiswa. Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami menyiapkan generasi yang siap berinovasi, berkolaborasi, dan cepat beradaptasi di era ketidakpastian global,” ungkapnya usai prosesi wisuda.

Mengangkat tema 'Lulusan yang Inovatif dan Kolaboratif, Adaptif terhadap Perubahan Global' dalam wisuda kali ini, dikatakannya menjadi respon terhadap dinamika ekonomi, politik, dan sosial yang terus berubah cepat.

Dalam prosesi tersebut, Prof Nurhasan juga menyoroti kiprah lulusan penyandang disabilitas, salah satunya adalah mahasiswa tuna netra yang berhasil lulus dengan nilai sangat baik.

“Setiap tahun ada 20–30 mahasiswa berkebutuhan khusus di Unesa. Mereka didampingi relawan dan dosen yang telah memiliki kompetensi khusus. Bahkan dosen Unesa ada yang juga merupakan penyandang disabilitas,” jelasnya.

Ia menambahkan kampus harus mampu mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas agar tak dipandang sebelah mata dan siap bersaing di masyarakat dengan kompetensi unggul.

Momen wisuda juga dimeriahkan oleh pembacaan puisi oleh alumni yang menunjukkan ikatan emosional kuat dengan almamater.

“Puisi tadi dibacakan oleh alumni yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa mereka masih merasa terhubung secara psikologis dengan kampus ini. Harapannya, para alumni tetap menjaga marwah kampus dan menginspirasi masyarakat luas,” ujar Rektor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved