Sabtu, 11 April 2026

Kulineran di Banyuwangi Berkesempatan dapat Hadiah Iphone hingga Umroh

Mulai 1 Juli 2025, kulineran di Banyuwangi berkesempatan mendapat berbagi macam hadiah. Mulai sepeda motor, iPhone, televisi hingga umroh

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
KULINERAN BERHADIAH - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi salah satu resto yang telah memasang alat perekam transaksi Tax Mapper, Sijakawangi. Mulai 1 Juli 2025, kulineran di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berkesempatan mendapat berbagi macam hadiah, mulai sepeda motor, iPhone hingga umroh dan masih banyak hadiah lainnya. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Mulai 1 Juli 2025, kulineran di Banyuwangi berkesempatan mendapat berbagi macam hadiah. Mulai sepeda motor, iPhone, televisi, sepeda listrik hingga umroh dan masih banyak hadiah lainnya.

Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) yang diberi nama Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) ini, bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang tertib administrasi.

"Ini sebagai apresiasi kepada para pelaku usaha makanan dan minuman yang selama ini tertib administrasi dan taat pajak. Dengan program ini, selain masyarakat mendapat kesempatan undian berhadiah, pemilik usaha juga mendapat keuntungan, karena diharapkan tempat usahanya bisa lebih ramai lagi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (1/7/2025).

Masyarakat yang makan di resto, rumah makan, depot, kafe, warung kopi dan tempat kuliner lainnya di Banyuwangi bisa mendapat undian berhadiah

Terdapat 83 tempat kulineran, yang nanti pelanggannya bisa mengikuti undian berhadiah untuk pelanggan mereka.

Puluhan tempat kulineran tersebut, telah memasang alat perekam transaksi Tax Mapper, Sijakawangi (Sistem Informasi Pajak Daerah Kabupaten Banyuwangi). 

Di antaranya Mie Nyonyor, Warung Mbok Sul, Kampung Lobster, Ratu Osing, Belikopi, Kopi Jotos, Kirana Sushi, Dominance Coffe, Kopi Pinarak, Ayam Betutu Bu Lina, Omyah Kemiren, Teras Resto, Daipoeng dan banyak lainnya. 

"Untuk tahap awal ini, menyasar semua depot dan restoran yang telah bersedia memasang tax mapper Sijakawangi. Tidak menutup kemungkinan ke depan juga pada warung-warung rakyat. Program ini bagian dari literasi digital keuangan kepada pelaku usaha mikro lainnya," kata undian berhadiah

Untuk mendapat undian berhadiah tersebut, masyarakat yang telah belanja di 83 tempat kulineran itu dapat mengunggah struk bukti belanja mereka ke aplikasi Smart Kampung. 

Setelah terunggah, maka nomor struk akan tersimpan di dalam sistem sebagai peserta undian.

Selain kulineran, masyarakat yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga secara otomatis menjadi peserta undian berhadiah

Program ini tersebut, mendapat respons positif dari pelaku usaha. 

Pemilik Warung Mbok Sul, Dio Arli, mengatakan jika program ini menjadi daya tarik bagi konsumen untuk datang ke kafe miliknya.

“Ini program yang menarik, karena akan makin banyak pelanggan yang datang ke tempat kami. Ini juga sebagai bentuk dukungan kami para pelaku usaha mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Samsudin menerangkan jika  program ini diikuti 83 restoran dan rumah makan se-Banyuwangi. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved