Cuaca Buruk, Antrean di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Mengular
Cuaca buruk di perairan Selat Bali menyebabkan antrean kendaraan mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Cuaca buruk di perairan Selat Bali sejak Rabu (25/6/2025) petang menyebabkan antrean kendaraan mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Hingga Kamis (26/6/2025) siang, kendaraan-kendaraan besar masih memenuhi jalan menuju pelabuhan.
Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilomter (km).
Pada Kamis (26/6/2025) pagi, kendaraan harus menunggu hingga lebih dari lima jam untuk masuk ke area pelabuhan.
Koordinator Satpel Pelabuhan Penyebrangan Ketapang Banyuwangi BPTD Jatim Bayu Kusumo Nugroho menduga, kepadatan kendaraan itu dampak dari penutupan pelabuhan yang dilakukan sebelumnya.
Sebelum itu, lintas Ketapang-Gilimanuk sempat ditutup akibat gelombang tinggi pada Rabu, mulai pukul 18.25 WIB hingga 20.50 WIB.
Sejak penutupan itu, antrean kendaraan berlangsung di pelabuhan.
Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang didominasi kendaraan logistik berupa truk-truk besar. Hal ini yang menyebabkan ruas jalan penuh dan lama terurai.
Bayu menjelaskan, jumlah kapal yang beroperasi di lintas Jawa-Bali sebanyak 28 unit.
"28 kapal regular terjadwal," kata Bayu.
Sementara itu, BMKG Banyuwangi juga telah mengeluarkan prakiraan cuaca di Pelabuhan Ketapang hingga 28 Juni mendatang.
Pada 27 Juni, tinggi gelombang diprakirakan di antara 0,5 meter hingga 1,5 meter.
Sementara kecepatan arus diprediksi antara 47-71 cm/s. Berikutnya, kecepatan angin berkisar antara 5-9 knot.
Berikutnya pada 28 Juni, tinggi gelombang diprakirakan di antara 0,5 meter hingga 1,5 meter.
Sementara kecepatan arus diprediksi antara 46-72 cm/s. Berikutnya, kecepatan angin berkisar antara 5-8 knot.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Kelangkaan LPG Lumajang, Tambahan 18 Ribu Tabung Belum Atasi Antrean |
|
|---|
| Inayah Wahid Putri Gus Dur Dipersunting Pengasuh Ponpes Annuqayah, Akad Sudah Digelar Awal 2025 |
|
|---|
| Dipecat Karena Dugaan Selingkuh, Guru PPPK Lumajang Soroti Kejanggalan BAP |
|
|---|
| Banjir Lahar Semeru, Musala di Lumajang Ambles Usai Tanggul Jebol |
|
|---|
| Pasokan Ditambah, Tapi Warga Tuban Masih Antre LPG 3 Kg, Diduga Ada Penimbunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Cuaca-buruk-diduga-menjadi-penyebab-kemacetan.jpg)