Selasa, 7 April 2026

Cuaca Buruk, Antrean di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Mengular

Cuaca buruk di perairan Selat Bali menyebabkan antrean kendaraan mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
ANTRE MASUK PELABUHAN - Kendaraan besar antre untuk masuk ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (26/6/2025). Cuaca buruk diduga menjadi penyebab kemacetan. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Cuaca buruk di perairan Selat Bali sejak Rabu (25/6/2025) petang menyebabkan antrean kendaraan mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Hingga Kamis (26/6/2025) siang, kendaraan-kendaraan besar masih memenuhi jalan menuju pelabuhan.

Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilomter (km).

Pada Kamis (26/6/2025) pagi, kendaraan harus menunggu hingga lebih dari lima jam untuk masuk ke area pelabuhan.

Koordinator Satpel Pelabuhan Penyebrangan Ketapang Banyuwangi BPTD Jatim Bayu Kusumo Nugroho menduga, kepadatan kendaraan itu dampak dari penutupan pelabuhan yang dilakukan sebelumnya.

Sebelum itu, lintas Ketapang-Gilimanuk sempat ditutup akibat gelombang tinggi pada Rabu, mulai pukul 18.25 WIB hingga 20.50 WIB.

Sejak penutupan itu, antrean kendaraan berlangsung di pelabuhan.

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang didominasi kendaraan logistik berupa truk-truk besar. Hal ini yang menyebabkan ruas jalan penuh dan lama terurai.

Bayu menjelaskan, jumlah kapal yang beroperasi di lintas Jawa-Bali sebanyak 28 unit.

"28 kapal regular terjadwal," kata Bayu.

Sementara itu, BMKG Banyuwangi juga telah mengeluarkan prakiraan cuaca di Pelabuhan Ketapang hingga 28 Juni mendatang. 

Pada 27 Juni, tinggi gelombang diprakirakan di antara 0,5 meter hingga 1,5 meter. 

Sementara kecepatan arus diprediksi antara 47-71 cm/s. Berikutnya, kecepatan angin berkisar antara 5-9 knot.

Berikutnya pada 28 Juni, tinggi gelombang diprakirakan di antara 0,5 meter hingga 1,5 meter. 

Sementara kecepatan arus diprediksi antara 46-72 cm/s. Berikutnya, kecepatan angin berkisar antara 5-8 knot. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved