Selasa, 2 Juni 2026

Komplotan Perampok Bercelurit Sasar Toko Emas di Lumajang Saat Salat Jumat

Aksi kriminal di Kabupaten Lumajang, Jatim, semakin meresahkan. Terbaru komplotan perampok bercelurit beraksi saat siang hari menyasar toko emas

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
Istimewa
PERAMPOKAN - Polisi melakukan olah TKP perampokan Toko Emas Singaraja di Jalan Raya Panglima Besar Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (20/6/2025). Anak pemilik toko mengaku perampokan ini dilakukan oleh komplotan. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Aksi kriminal di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), semakin meresahkan. 

Terbaru, komplotan perampok bersenjata tajam secara terang-terangan mencuri perhiasan dengan menyasar Toko Emas Singaraja di Jalan Raya Panglima Besar Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan/Kabupatten Lumajang, Jumat (20/6/2025). 

Peristiwa tersebut, tejadi bertepatan waktu menunaikan salat Jumat. 

Abraham mengaku syok, mendapati aksi kriminal yang menimpa toko emas milik orang tuanya itu. 

Ia mengungkapkan, jika awalnya terdapat 4 orang berjalan ke arah toko miliknya. 

Benak Abraham pun tak curiga awalnya, lantaran ia mengira mereka adalah pembeli. 

Ia melihat 3 orang masuk ke dalam toko. Sedangkan ada 1 orang yang menunggu dari luar. 

Tiba-tiba salah seorang dari komplotan itu, memecahkan etalase dengan alat hingga rusak. 

Dengan cepat pelaku langsung membawa kabur perhiasan emas yang ada di dalamnya.

Terfokus pada satu pelaku, Abraham kemudian mencoba mengejar pelaku dengan menangkapnya. 

"Pada saat itu saya kejar salah satu pelaku, dan bahkan sempat menangkapnya. Namun  dia langsung mengeluarkan celurit dari tasnya. Sehingga kejaran saya terlepas. Soal kehilangan ini yang pasti berapa jumlah atau gram emas yang dicuri masih dihitung,” tutur Abraham ketika dikonfirmasi. 

Menurut kesaksian Abraham, ciri identik pelaku sulit dikenali. 

Pada saat itu, pelaku yang mengambil emas mengenakan jaket hitam, masker dan helm. Ia hanya melihat kulit pelaku agak gelap. 

Sementara, untuk tiga orang lainnya, Abraham tak melihat secara rinci. 

Namun, ia menduga kuat jika  pelaku berjumlah 4 orang.

"Yang saya lihat pria dewasa kulitnya agak gelap, pakai jaket sama helm, yang kelihatan saya tadi 3 orang, tapi kemungkinan ada 4 orang," tandasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved