Persebaya Surabaya

Sosok Misterius di Balik Persebaya Surabaya Ngeyel dan Ngosek: Siapa Sebenarnya Shin Sang-Gyu?

manajemen Bajol ijo secara resmi merekrut Shin Sang-Gyu sebagai pelatih fisik baru mereka, dalam langkah yang dinilai revolusioner

Editor: Adrianus Adhi
Instagram
Shin Sang-Gyu (kanan) sebagai pelatih fisik Persebaya Surabaya yang baru. Memiliki pengalaman di Korea Selatan, China, Belanda dan Timnas Indonesia 

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya kembali menggebrak bursa pelatih Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Kali ini, manajemen Bajol ijo secara resmi merekrut Shin Sang-Gyu sebagai pelatih fisik baru mereka, dalam langkah yang dinilai revolusioner.

Pelatih asal Korea Selatan ini bukan sosok sembarangan. Ia adalah tangan kanan Shin Tae-yong yang pernah menangani langsung kebugaran Timnas Indonesia dalam berbagai level.

Pengumuman resmi dilakukan pada 3 Juni 2025. Shin kini masuk dalam jajaran pelatih utama Persebaya Surabaya bersama pelatih kepala Eduardo Perez Moran, pelatih kiper Felipe Americo, dan legenda klub Uston Nawawi.

Masuknya nama Shin langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan Bonek dan penggemar sepak bola nasional. Bukan hanya karena latar belakangnya, tapi juga pendekatannya yang menyentuh aspek fisik, mental, dan kultur pemain.

Shin dikenal publik saat dipercaya menjadi pelatih fisik Timnas Garuda mulai 2021, menggantikan Lee Jae-hong.

Baca juga: Berita Populer Persebaya Hari Ini: Nilai Pasar Pemain Muda Persebaya Melesat, Darah Ijo Gali Freitas

Ia datang bersamaan dengan Kim Bong-soo dan Dzenan Radoncic, dan langsung menjadi tangan kanan Shin Tae-yong dalam mengatur kebugaran pemain, persiapan sebelum pertandingan, pemulihan cedera, hingga pelatihan psikologis ringan bagi para penggawa muda Indonesia.

Tidak hanya itu, Shin juga merangkap sebagai penerjemah bahasa Inggris resmi Shin Tae-yong. Ia muncul di bench Timnas saat pertandingan berlangsung, mendampingi sang pelatih dan menjelaskan instruksi teknis kepada para pemain.

Hal ini membuatnya dikenal luas oleh para pendukung Garuda, meskipun kiprahnya lebih banyak berjalan di balik layar.

Kini, sosok tersebut menjadi bagian dari skuad Persebaya Surabaya. Tujuannya jelas—membangun kondisi fisik tim agar kuat dalam duel, tahan menghadapi jadwal padat, dan konsisten sepanjang musim.

Liga 1 2025/2026 dipastikan lebih kompetitif, dan Persebaya tak ingin jatuh ke lubang yang sama: kehabisan bensin di fase krusial seperti musim-musim sebelumnya.

Latar belakang Shin semakin memantapkan kepercayaan publik. Ia merupakan lulusan Seoul National University, salah satu kampus terbaik di Asia, serta menyelesaikan studi lanjut di Loughborough University, Inggris, yang dikenal sebagai pusat riset olahraga dan olahraga prestasi kelas dunia.

Baca juga: Persebaya Surabaya Hadapi Western Australia di Perth, 9 Juli 2025! Bonek Ramaikan Sam Kerr Stadium

Tidak hanya itu, ia mengantongi sertifikasi dari FIFA, FA Inggris, dan lisensi resmi sebagai konselor psikologi olahraga.

Sebelum terjun ke Persebaya, Shin telah melanglang buana di dunia sepak bola Asia. Ia pernah menjadi pelatih fisik untuk Timnas Korea Selatan U23 (termasuk saat tampil di Asian Games 2014 dan Olimpiade Rio 2016), Timnas Putri Korea Selatan, FC Seoul, Timnas China U23, Inner Mongolia Zhongyou, Chengdu Rongcheng, dan tentu saja Timnas Indonesia U20, U23, serta senior sejak 2021 hingga awal 2025.

Perjalanan panjang ini membuat Shin memiliki pemahaman mendalam mengenai pemain Asia, khususnya Asia Tenggara, dari sisi fisik, mental, hingga adaptasi budaya. Tak heran, Persebaya memilih sosok ini untuk membentuk skuad yang lebih kokoh, tahan banting, dan berkarakter.

Di tengah antusiasme pramusim, Persebaya juga dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Australia Barat pada awal Juli 2025.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved