Minggu, 19 April 2026

Trial Game Dirt 2025, Puluhan Pebalap Bersaing di Lintasan Panjang dan Menantang

Dengan panjang lintasan mencapai 900 meter, para kroser menggeber si kuda besi lebih maksimal demi meraih waktu tercepat.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Tribun Jatim/Nurika Anisa
AJANG TRIAL GAME DIRT 2025 - Crosser tunjukkan kemampuannya menggeber kuda besi di Sirkuit non permanen Lapangan Graha Tirta Waru, Sidoarjo, Jumat (13/6/2025). Trek dengan panjang lintasan mencapai 900 meter itu dimanfaatkan maksimal oleh para kroser demi meraih waktu tercepat. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Deretan pebalap mptocross dan grasstrack gaspol melawan gravitasi dan berbagai obstacle pada seri kedua kejuaraan Trial Game Dirt 2025 di Sirkuit non permanen Lapangan Graha Tirta Waru, Sidoarjo, Jumat (13/6/2025).

Dengan panjang lintasan mencapai 900 meter, para kroser menggeber si kuda besi lebih maksimal demi meraih waktu tercepat.

Pimpinan Lomba Jim Sudaryanto mengatakan, pada seri dua Trial Game Dirt 2025 telah dipersiapkan handicap (jalur rintangan) bagi kroser seperti di putaran perdana di Semarang.

Namun handicap baru di panggung utama disebut menjadi pembeda.

“Untuk handicap yang terbaru itu yang ada di depan panggung utama, ada handicap mobil, big foot. Ini cukup menarik dan menjadi tantangan bagi peserta juga,” ucapnya ditemui di Lapangan Graha Tirta Waru, Sidoarjo, Jumat (13/6/2025).

Selain itu persiapan material-material termasuk memperbanyak pelapisan atas, seperti keset untuk kemungkinan kondisi cuaca.

Rintangan handicap terbesar berupa jumpingan tabletop raksasa, dengan ketinggian 3 meter, jumpingan patah ketinggian 2 meter, dan beberapa lainnya.

“Jadi memang peserta harus lompat dan langsung turun ke tanah. Kemudian ada empat mobil kita jadikan untuk handicap, kemudian peserta juga ada handicap melompati 10 tong yang ada di belakang,” ucapnya.

Jim menjelaskan, untuk handicap meskipun jenisnya sama, tapi penempatan titik di satu kota dengan kota lainnya disebut berbeda menyesuaikan bentuk sirkuit.

“Yang pertama, agar peserta juga tidak terlalu jenuh, jadi track-nya itu-itu saja. Kita pindah posisi-posisinya agar lebih bervariatif dan mungkin peserta juga cukup tertantang dengan handicap-handicap di setiap kota akan berbeda posisi,” ujarnya.

Ajang besutan 76 Rider ini menghadirkan para pebalap papan atas Tanah Air. Seperti Lantian Juan, M. Zidane, Asep Lukman, M. Excel, Ananda Rigi, hingga Farudila Adam. 

Pada putaran perdana di Semarang akhir Mei kemarin, M. Zidane Alnesa meraih juara umum di kelas utama FFA Open dan Campuran Open.

“Sebetulnya ini ajang bukan pembibitan, sebatas game saja tapi sifatnya tingkat nasional dan kami selenggarakan di beberapa provinsi dan di akhir putaran ada juara umum,” tuturnya.

Trial Game Dirt 2025 masih akan berlangsung, Sabtu (14/5). Pertarungan di kelas FFA Open, Campuran Open, dan Campuran Non Seeded akan menggelar balapan Heat 3 dan Heat 4.

Tak hanya itu, balapan hari terakhir juga akan menyuguhkan kelas tambahan FFA Master. Pebalap dengan akumulasi poin tertinggi dan ketepatan menaklukan rintangan dipastikan akan menyabet status juara Trial Game Dirt 2025 Sidoarjo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved