Kamis, 21 Mei 2026

Hendak Dikurbankan, Kepala Kambing di Bangkalan Madura Malah Terjepit Pagar

Perilaku kambing yang cenderung agresif memantik kepanikan sejumlah panitia sembelih hewan kurban di Bangkalan, Madura, Jatim.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Ahmad Faisol
TERJEPIT - Detik-detik penyembelihan hewan kurban dalam perayaan Idul Adha 1446 Hijriah mendadak terkendala, setelah seekor kambing yang hendak disembelih kepalanya terjepit pagar tembok rumah Shohibul Qurban, H Abdurrahman di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (6/6/2025). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Perilaku kambing yang cenderung agresif memantik kepanikan sejumlah panitia sembelih hewan kurban Idul Adha 1446 Hijriah di Kampung Jaddih Utara I Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim), Jumat (6/6/2025). 

Itu setelah satu dari tiga ekor kambing, kepalanya terjepit di sela pagar tembok pagar rumah ketika hendak disembelih.

Awalnya, suara khas mengembik dari seekor kambing dianggap warga sebagai angin lalu. 

Namun setelah suara mengembik semakin lirih karena terdengar secara berulang layaknya suara ‘meminta tolong’, sejumlah pria bergegas menuju rumah Shohibul Kurban, H Abdurrahman.  

Di situlah warga mendadak mulai panik. Tubuh kambing berada di dalam pagar, sementara bagian kepala berada di luar pagar. 

Entah bagaimana awalnya kepala kambing itu bisa masuk di antara pagar.  

Keanehan itu tergambar, ketika 3 orang pria tampak kesulitan saat berupaya mengeluarkan kepala kambing dari celah pagar. 

Sementara, peralatan sembelih seperti sejumlah pisau tajam termasuk perlengkapan seperti beberapa utas tampar telah siap sedia.

Dalam video yang dibagikan, terdengar suara pria "Ini embik (kambing) nya tekepek (terjepit), citak (kepala) nya keluar tetapi mundur tidak bisa". 

Kondisi itu, ditimpali pria lainnya dengan kalimat bercanda, "langsung disembelih begitu saja, tidak apa-apa. Lumayan ada yang pegangi".  

Seorang panitia sembelih hewan kurban, Hosen (46), mengungkapkan bahwa kambing itu memang sepertinya mau keluar dari arena penyembelihan ketika hendak dikurbankan. 

Beruntung meski agresif, kambing itu tampak jinak dan terkesan pasrah ketika kepalanya tidak bisa keluar dari sela-sela pagar.

“Cuma kata orang kambingnya stres atau frustasi, sekarang sudah baikan. Sepertinya kambing itu mau cari makan, dikira di luar ada makanan, kepala keluar. Berhubung dari pihak anggota panitia memantau, akhirnya alhamdulilah terselamatkan. Evakuasi kira-kira membutuhkan waktu sekitar dua menit hingga tiga menit, alhamdulilah kambing masih aman,” singkat Hosen.

Proses penyembelihan tiga ekor kambing itu memakan waktu tidak lebih dari satu jam. 

Setelah dikuliti, daging kambing dicacah atau dipotong-potong menjadi beberapa bagian, untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.  

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved