Persebaya Surabaya

Imbang 1-1 dari Borneo FC, Uston Nawawi Sempat Ubah Formasi Persebaya Surabaya

Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, ungkap strategi bisa menahan imbang 1-1 tuan rumah Borneo FC

Penulis: Khairul Amin | Editor: irwan sy
Istimewa/Persebaya
JUMPA PERS - Uston Nawawi, asisten pelatih Persebaya saat jumpa pers, Sabtu (17/5/2025), jelang menghadapi tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (18/5/2025) besok malam. Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, ungkap strategi bisa menahan imbang 1-1 tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/5/2025) malam. 

SURYA.co.id | SAMARINDA - Asisten Pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, ungkap strategi bisa menahan imbang 1-1 tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/5/2025) malam.

"Ya tentunya (setelah Ernando kartu merah) kami mengubah formasi, menjadi 4-4-1, begitu defense compact dan kami mengandalkan counter attack. Dan terbukti, meskipun dengan 10 pemain kami banyak menciptakan peluang. Memang belum rejekinya kami bisa cetak gol lagi," kata Uston Nawawi.

Baca juga: Kecewa Hasil Imbang 1-1 dari Borneo FC, Kapten Persebaya Bruno Moreira: Kami Banyak Buang Peluang

Raihan 1 poin berharga yang didapat dari laga pekan ke-33 Liga 1 2024/2025 ini dengan penuh perjuangan.

"Tentunya kami mengucap syukur Alhamdulillah, menghadapi Borneo FC masih mendapatkan satu poin, karena itu sangat berharga buat kami. Saya tegaskan tidak mudah untuk mengambil poin di Borneo, meskipun satu poin," terang Uston.

Tambahan 1 poin membuat Persebaya masih memiliki peluang untuk finish peringkat dua klasemen akhir.

Syaratnya, Persebaya harus menang laga penutup saat menjamu Bali United.

"Mudah-mudahan di pertandingan penutup nanti kami bisa mengambil poin maksimal," pungkas Uston Nawawi.

Pada laga lawan Borneo FC tersebut, Persebaya sempat memimpin melalui penalti Bruno Moreira menit ke-61.

Namun, Borneo FC bisa menyamakan kedudukan lewat penalti Matheus Pato menit 77 yang terjadi karena pelanggaran keras Ernando.

Ernando Ari mendapat kartu kuning kedua, otomatis kartu merah akibat pelanggaran tersebut, menjadikan situasi Persebaya yang kalah jumlah pemain semakin sulit.

Sepanjang pertandingan sisa, pertahanan Persebaya dicecar habis-habisan hingga 10 menit tambahan waktu.

Namun, Persebaya berhasil mempertahankan skor 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Pola permainan Persebaya cukup efektif.

Statistik operator kompetisi menunjukkan, penguasaan bola Persebaya hanya 33 persen.

Namun, mampu melepas 14 tembakan, 5 di antaranya mengarah ke gawang Borneo FC.

Sementara Borneo FC hanya melepaskan 16 tembakan, 3 di antaranya mengarah ke gawang Persebaya.

Persebaya mampu menciptakan 9 kreasi peluang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved