Kamis, 4 Juni 2026

13 Warga Situbondo Terjerat Penganiayaan dan Pengeroyokan, Mayoritas Akibat Pengaruh Miras

Rezi menjelaskan, yang pertama kejadian pengeroyokan di wilayah Besuki pada 12 Desember 2024 dan diamankan dua orang pelaku. 

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/Izi Hartono (izi hartono)
KASUS PENGEROYOKAN - Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan memerilis pengungkapan kasus pengeroyokan dan penganiayaan selama dua pekan Operasi Pekat Semeru 2025. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Selama dua pekan Operasi Pekat Semeru 2025, banyak kasus kejahatan yang terungkap. Polres Situbondo juga mengamankan belasan pelaku pengeroyokan dan penganiayaan serta indikasi tindak premanisme.

Dalam rilis kasus di Polres Situbondo, ada 13 pelaku yang diamankan. Mereka terlibat aksi pengeroyokan di empat tempat kejadian perkara (TKP) yaitu Besuki, Alun alun Situbondo, Desa Sumberanyar, kemudian di Dusun Leduk, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih.

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan mengatakan, selama dua pekan Operasi Pekat Semeru 2025,ada empat kasus atau perkara aksi kejahatan jalanan. "Yaitu penganiayaan,  pengeroyokan dan premanisme," kata Rezi.

Menurutnya, operasi ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Situbondo. Dari empat perkara yang diungkap, pihaknya mengamankan 13 orang tersangka pengeroyokan. "Para tersangka kita sangkakan dengan pasal 170 KUHAP," tegasnya.

Rezi menjelaskan, yang pertama kejadian pengeroyokan di wilayah Besuki pada 12 Desember 2024 dan diamankan dua orang pelaku. 

Kasus kedua yang terjadi di Alun-Alun Situbondo pada 16 Desember 2024 dan TKP di Desa Sumberanyar dan Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. "Kasus yang terakhir ini sempat viral, dan kita menangkap 7 pelaku pengeroyokan itu," ucapnya.

Dari peristiwa yang diungkap, Rezi menjelaskan, sebagian besar karena pengaruh minuman alkohol atau minuman keras, sehingga menimbulkan aksi penganiayaan dan pengeroyokan. "Total tersangka yang kita amankan, seluruhnya berjumlah 13 orang tersangka," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved