Senin, 13 April 2026

Kediri Half Marathon 2025 Gaet 4.000 Pelari dari Berbagai Daerah

Kediri Half Marathon 2025 sukses menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai penjuru daerah. 

Penulis: Isya Anshori | Editor: Cak Sur
Istimewa/Humas Pemkab Kediri
KEDIRI HALF MARATHON 2025 - Ribuan peserta mengikuti Kediri Half Marathon 2025 di area Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada Minggu (11/5/2025). Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa menyebut antusiasme peserta tahun ini, jauh melampaui penyelenggaraan sebelumnya. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kediri Half Marathon 2025 sukses menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai penjuru daerah. 

Acara tahunan ini, digelar di area Simpang Lima Gumul pada Minggu (11/5/2025). 

Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyebut bahwa antusiasme tahun ini jauh melampaui penyelenggaraan sebelumnya. 

Dari catatan Mbak Dewi, jumlah peserta meningkat drastis, dari 2.500 tahun lalu, menjadi 4.000 peserta tahun ini. 

"Ini bukti bahwa Kediri Half Marathon semakin diminati dan bisa menjadi ajang kebanggaan masyarakat," kata Mbak Dewi. 

Ia menambahkan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri sengaja membuka akses gratis bagi pelajar dan penyandang disabilitas, agar mereka bisa ikut merasakan semangat berlari bersama ribuan peserta lainnya. 

"Kami ingin KHM jadi milik semua kalangan, tanpa terkecuali," tegasnya.

Event yang terbuka untuk umum ini, terdiri dari berbagai kategori. Mulai dari 5 kilometer, 10 kilometer hingga 21 kilometer yang diikuti pelari profesional, pelajar hingga komunitas difabel. 

Selain dari Kediri, peserta juga datang dari NTB, NTT hingga Makassar.

Ketua Panitia KHM 2025, Edwin Effendi, menjelaskan jika total peserta tahun ini mencapai 4.000 orang. 

"Kami sangat terbantu dengan dukungan Mas Bupati Kediri yang mengajak pelajar dan difabel untuk ikut serta," ungkapnya.

Salah satu peserta yang tampil impresif adalah Meimen Hasrat, juara 1 kategori 21 kilometer Umum Putra. 

Ia mengaku puas dengan hasil yang diraih, meski sempat terganggu oleh lalu lintas warga di jalur lari. 

"Performa aman, tapi sempat waswas, karena jalur belum sepenuhnya steril," kata Meimen.

Sementara itu, di kategori 21 kilometer Master Putri, Ana Muntadzirotul Maghfiroh asal Blitar, berhasil meraih juara pertama.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved