Berita Viral
Sosok Bupati Cirebon yang Disentil Dedi Mulyadi Imbas Disebut 'Bapak Tiri', Beri Respons Begini
Sosok Bupati Cirebon, Imron Rosyadi jadi sorotan usai disentil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi imbas disebut 'Bapak Tiri'.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Pada tanggal 1 Oktober 2019, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Imron sebagai Bupati Cirebon definitif. Imron dilantik bersamaan dengan pelantikan Wakil Bupati Indramayu.
Pada Pemilihan umum Bupati Cirebon 2024 Imron kembali maju sebagai Calon Bupati berpasangan dengan Agus Kurniawan Budiman dan keluar sebagai pemenang.
Baca juga: Balasan Menohok Dedi Mulyadi usai Disebut Bapak Tiri oleh Tokoh Cirebon Timur, Ini Pengkritiknya
Pada tanggal 20 Februari 2025, Imron bersama wakilnya Agus Kurniawan Budiman resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.[2]
Sebelum menjabat wakil bupati, Imron adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon.
Sekolah dasar (SD) Imron diselesaikan di SD Batembat Cirebon. Imron melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di Pondok Pesantren tersebut, Imron menjadi santri selama kurang lebih 9 tahun, mulai dari tahun 1974 hingga 1983 dari tingkat MTs (setara SMP) dan MA (setara SMA). Seperti di Pondok Pesantren pada umumnya, di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Imron banyak belajar tentang ilmu-ilmu agama.
Selepas menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Imron pun kemudian melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi Islam, yakni ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bandung atau sekarang bernama UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Imron mengambil jurusan Perdata Agama Islam.[3]
Imron menyelesaikan studi S-2 Magister Manajemen di STIE Jakarta pada tahun 1988 dan S-2 Magister Agama.
Seusai menyelesaikan pendidikan di IAIN Bandung, Imron kemudian memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung. Di awal kariernya, Imron menjabat sebagai Staff. Seiring waktu, karier Imron di Kantor Kementerian Agama pun semakin meningkat. Imron pernah menjadi Wakil PPN KUA Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, lalu menjadi penghulu di Kabupaten Bandung Barat tahun 2010–2016. Lalu Imron pernah beberapa kali menjabat sebagai Kepala Kementerian Agama di sejumlah daerah seperti Kepala Departemen Agama (Kementerian Agama) Kabupaten Bandung. Kemudian, ketika pemekaran Kabupaten Bandung Barat, Imron ditunjuk menjadi kepala Departemen Agama Bandung Barat. Lalu kembali lagi menjadi Kepala Departemen Agama di Kabupaten Bandung.[3]
Pada tahun 2016, Imron pun berpindah tugas ke Kabupaten Cirebon menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon dan menjabat hingga 2019 saat maju menjadi Wakil Bupati mendampingi Sunjaya Purwadi Sastra.
Pada Pemilihan umum Bupati Cirebon 2024 Imron kembali maju sebagai Calon Bupati berpasangan dengan Agus Kurniawan Budiman dan keluar sebagai pemenang. Pada tanggal 20 Februari 2025, Imron bersama wakilnya Agus Kurniawan Budiman resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.
Disentil Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan balasan menohok saat disebut 'Bapak Tiri" oleh warga dan tokoh Cirebon Timur.
Warga menyebut Dedi Mulyadi Bapak Tiri karena dianggap tidak peka melihat kondisi jalan rusak dan banjir yang melanda beberapa wilayah di Cirebon Timur.
Kritikan itu ditulis dalam spanduk yang dipasang di sepanjang jalur yang dilalui rombongan Dedi Mulyadi saat berkunjung di Cirebon Timur beberapa waktu lalu.
Salah satu spanduk yang mencolok bertuliskan: "Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lain Bapak Aing, Tapi Bapak Tiri. Jalan Cirebon Timur Rusak Parah Pak..!!"
berita viral
Dedi Mulyadi
Bupati Cirebon
Imron Rosyadi
Dedi Mulyadi Disebut Bapak Tiri
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Profil Indang Maryati, Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Tolak Final Ulang LCC 4 Pilar |
|
|---|
| Lowongan Kerja BUMN KAI Properti 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Syarat dan Cara Daftarnya |
|
|---|
| Reaksi MPR RI Usai SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Final Ulang LCC 4 Pilar |
|
|---|
| SMAN 1 Pontianak Tolak Final Ulang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, Sebutkan Alasan Kuat |
|
|---|
| Permintaan Maaf Anggota Dewan Termuda di Jember Achmad Syahri Disorot: Anak Muda Banyak Kekurangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sosok-Bupati-Cirebon-yang-Disentil-Dedi-Mulyadi-Imbas-Disebut-Bapak-Tiri-Beri-Respons-Begini.jpg)