Sabtu, 18 April 2026

Berita Viral

Duduk Perkara Nenek di Sumenep Kecele Program BSPS, Rumah Jadi Lebih Miris, Malah Dimintai Uang

Begini duduk perkara yang dialami Marwiyah, nenek di Sumenep yang kecele dengan program BSPS. Rumah jadi lebih miris, malah dimintai uang.

Kolase Kompas.com dan BSPS
PROGRAM BSPS - (kiri) Marwiyah, nenek di Sumenep yang kecele program BSPS. Rumahnya jadi lebih miris. 

Namun, ternyata bantuan yang dia terima hanya puluhan papan.

Material bangunan lain seperti genting, tiang kayu bahkan engsel pintu, semua adalah sisa dari rumah milik Marwiyah sebelumnya.

"Saya hanya dapat bantuan papan. Tidak dapat bantuan apa pun lagi. Gentingnya itu milik saya, hanya dicat ulang. Tiang kayu dan bahkan engsel pintu, itu semua sisa dari rumah yang lama," terang Marwiyah.

"Tidak, saya tidak pernah menerima uang apa pun," jelasnya.

Marwiyah juga menerangkan, ukuran bangunan mirip gudang yang dia terima lebih kecil dari rumahnya sendiri yang telah dibongkar.

"Kalau masuk ke dalam, banyak lubangnya. Karena pemasangan papannya tidak rapi. Satu sama lain renggang," ujarnya.

Masih Dimintai Uang

Setelah pembangunan bantuan BSPS rampung, Marwiyah dan penerima yang lain sempat dikumpulkan di salah satu rumah perangkat desa.

Dalam pertemuan itu, dirinya masih dimintai uang Rp 60.000 oleh pelaksana bantuan dengan dalih untuk materai.

"Saya meminta maaf, karena saat itu saya memang tidak ada uang sama sekali," tuturnya.

Pilih Numpang

Sementara itu, Rio, cucu Marwiyah, menuturkan bahwa neneknya yang kini hidup sebatang karang lebih sering numpang istirahat di rumah anak keduanya, Ibnu.

Sebab, bangunan mirip gudang dari bantuan BSPS itu justru menyusahkan neneknya.

"Iya numpang di rumah Pak Ibnu, dia anak kedua nenek," kata Rio.

Setelah berkali-kali komplain, bangunan mirip gudang yang diterima Marwiyah sempat dipasangi sekat kayu untuk dibuat kamar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved