Senin, 20 April 2026

Pemkab Banyuwangi Bersama Bulog Terus Gencarkan Pasar Murah di 25 Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bekerja sama dengan Bulog setempat menggencarkan pasar murah sejak usai Lebaran 2025. 

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
PASAR MURAH - Pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bekerja sama dengan Bulog setempat, Senin (28/4/2025). Pasar murah digelar setiap hari di lokasi berbeda. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), bekerja sama dengan Bulog setempat menggencarkan pasar murah sejak usai Lebaran 2025. 

Pasar murah itu, digelar bergiliran di 25 kecamatan yang ada di Banyuwangi.

Pada Senin (28/4/2025) ini, pasar murah digelar di dua titik sekaligus. Yakni Lapangan Lugjag Kecamatan Rogojampi dan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Singojuruh.

Di pasar murah, bebebepa bahan pokok seperti beras, gula, tepung terigu, dan minyak goreng dijual dengan harga yang lebih murah dibanding pasaran.

Misalnya, beras premium di pasar murah dijual seharga Rp 67 ribu hingga Rp 70 ribu per kemasan 5 kilogram (kg). 

Sementara, gula pasir dibanderol Rp 17.500 per kg.

Tepung terigu dijual seharga Rp 10 ribu per kg. 

Sedangkan minyak goreng MinyaKita dibaderol Rp 15.700 per kg.

"Untuk beras, memang yang dijual hanya yang premium. Karena saat ini ada larangan dari pusat untuk tidak menjual beras SPHP di wilayah tertentu, termasuk Banyuwangi," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie.

Di setiap lokasi, pasar murah digelar dalam waktu yang berbeda-beda. Tergantung antusiasme masyarakat setempat. 

Apabila antusiasme tinggi, pasar murah bisa digelar hingga tiga hari berturut-turut.

"Di setiap titik, Bulog rata-rata membawa 2 hingga 3 kuintal beras untuk dijual. Jadi kalau tiga hari, artinya tiga kali lipatnya," lanjut Nanin.

Setiap pasar murah mulai digelar sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaksanaannya berlangsung hingga siang, atau saat stok dagangan telah habis.

"Ketika ramai, kami mengimbau agar para pembeli menyiapkan uang pas ketika berbelanja di pasar murah, agar transaksi bisa lebih cepat," tandas Nanin.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved