Kisah Tiga Kartini Asal Surabaya Raih Gelar Profesor
Peran ayah sebagai fondasi pembentuk karakter perempuan juga nyata dalam kisah keluarga Firman Talkah dan Suwartini dari Sidoarjo
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami
Eva, sapaan akrab anak ketiga, mengungkapkan, kedekatan emosional dengan sang ayah begitu erat. Saat menempuh studi di luar negeri, ia selalu berusaha menelepon di waktu-waktu tertentu demi tetap bisa berbicara dengan ayahnya. “Rasanya ada yang kurang kalau tidak cerita ke beliau,” kenangnya.
Keteladanan sang ayah bahkan membekas hingga ke generasi cucu. “Cinta kasihnya luar biasa. Mungkin karena beliau yatim piatu, kasih sayangnya dilimpahkan sepenuhnya ke keluarga. Bahkan, beliau mendampingi kami hingga merayakan 50 tahun pernikahan,” ujar Eva.
Menyadari betapa besar peran ayah dalam keberhasilan hidup mereka, keluarga ini menuliskan sebuah buku. Buku tersebut menjadi penghargaan dan refleksi atas warisan nilai-nilai sang ayah, bahwa pendidikan adalah jalan naik kelas sosial.
Selain itu, cinta menjadi kekuatan utama dalam mendidik, dan ketegasan sebagai fondasi karakter.
| Emas Now Bersiap Ekspansi Membuka Pasar ke Asia Tenggara |
|
|---|
| Graha Nusantara Diresmikan, Bukti Cinta Alumni SMADA Surabaya ke Sekolah |
|
|---|
| Ingatkan Bahaya Narkoba Jenis Baru, Mahasiswa Fisip Ubhara Gelar Seminar untuk Pelajar |
|
|---|
| Grand Whiz Praxis Surabaya Sajikan PRAWON, Rawon Kuah Pekat Kaya Bumbu |
|
|---|
| Favehotel Rungkut Surabaya Hadirkan Paket Lunch Buffet dan Billiard untuk Hangout |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/TIGA-PEREMPUAN-GELAR-PROFESOR-di-SURABAYA.jpg)