Sabtu, 18 April 2026

Hilang Beberapa Hari, Pemuda Ngawi Tahun Ditemukan Mengambang di Bendungan Bojonegoro

enggelam saat mandi bersama dua temannya di Sungai Bengawan Madiun, Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Deddy Humana
istimewa
BERGESER 50 KM - Tim Sar Gabungan mengangkat jenazah yang mengapung di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (14/4/2025) pukul 15.00 WIB. Korban sebelumnya tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Sabtu (12/4/2025). 

SURYA.CO.ID, NGAWI - Kerja keras tim SAR Gabungan mencari pemuda yang tenggelam Sungai Bengawan Madiun, Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi beberapa hari sebelumnya, membuahkan hasil.

Tim penyelamat mengevakuasi jasad korban bernama Rangga (14) mengapung di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (14/4/2025).

Komandan Tim Unit Siaga SAR Bojonegoro, Novix Heryadi mengatakan, jasad Rangga ditemukan kurang lebih 50,5 KM dari lokasi awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Ia menambahkan, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mandi bersama dua temannya di Sungai Bengawan Madiun, Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

“Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh pekerja proyek Bendungan Margomulyo Bojonegoro. Pekerja proyek melihat ada jenazah mengambang kemudian dilaporkan ke tim SAR gabungan,” jelasnya.

Mendengar laporan tersebut, SAR langsung menuju lokasi penemuan untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Sebelumnya, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim Unit Siaga SAR Bojonegoro, guna mencari keberadaan korban,” terangnya.

“Dari informasi yang diterima, teman korban sempat mencoba menolong namun tidak berhasil. Kemudian kedua temannya melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar,” sambungnya.

Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan di antaranya Basarnas, Polsek dan Koramil Kwadungan, Sikatan Rescue, BPBD, Damkar, SAR MTA, SAR GMR, PMI, Ransel, FKAM, Relawan Purwosari, Team Rescue Ngawi, dan warga sekitar. 

“Pencarian dilakukan dengan menggunakan 6 perahu karet milik Basarnas, BPBD Ngawi, SAR Sikatan pada Search and Rescue Unit (SRU) pertama, Perahu karet BPBD Madiun, SAR GMR, dan SAR MTA pada SRU II,” paparnya.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengungkapkan rasa terima kasihnya pada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian selama tiga hari ini. 

"Kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dan sinergitasnya dalam upaya pencarian korban" pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved