Sabtu, 11 April 2026

Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras 2026, Stok Ngawi Melimpah

Bulog targetkan serap 4 juta ton beras pada 2026. Stok di gudang kini capai 4,4 juta ton. Simak laporan panen perdana dari Ngawi di sini.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Febrianto Ramadani
PANEN PERDANA - Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, bersama sejumlah pejabat meninjau panen perdana di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Bulog ditargetkan harus menyerap beras petani sebesar 4 juta ton pada tahun 2026, dalam menyukseskan gerakan Swasembada Pangan. 
Ringkasan Berita:
  • Bulog menargetkan penyerapan 4 juta ton beras petani pada tahun 2026 untuk mendukung swasembada pangan.
  • Stok beras di gudang Bulog per April 2026 telah mencapai 4,4 juta ton dengan harga gabah stabil di Rp6.500/kg.
  • Kabupaten Ngawi berkontribusi sebesar 7 persen terhadap total produksi padi di Jawa Timur dengan total 772.571 ton GKG.

 

SURYA.CO.ID, NGAWI - Badan Urusan Logistik (Bulog) menetapkan target besar untuk menyerap 4 juta ton beras petani pada tahun 2026. Langkah ini diambil guna memastikan keberhasilan program Swasembada Pangan nasional.

Target tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau Panen Perdana di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (4/4/2026).

Ahmad Rizal menyatakan rasa optimistisnya, bahwa target tersebut dapat tercapai tepat waktu. Menurutnya, sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan penyerapan beras tahun ini.

Baca juga: Stok Beras Indonesia Tembus 4,4 Juta Ton, Bulog: Aman dari El Nino 2026

STOK BERAS - Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, meninjau stok beras di Gudang Bulog Desa/Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Fenomena El Nino diprediksi terjadi pada pertengahan tahun 2026. Meski demikian, ketersediaan beras secara nasional dipastikan aman.
STOK BERAS - Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, meninjau stok beras di Gudang Bulog Desa/Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Fenomena El Nino diprediksi terjadi pada pertengahan tahun 2026. Meski demikian, ketersediaan beras secara nasional dipastikan aman. (Surya.co.id/Febrianto Ramadani)

Stok Beras Bulog Tembus 4,4 Juta Ton

Hingga tanggal 3 April 2026, Bulog mencatat stok beras yang tersimpan di gudang telah mencapai angka 4,4 juta ton. Data ini menjadi modal kuat untuk menjaga stabilitas pangan nasional ke depan.

  • Target penyerapan beras 2026: 4 juta ton.
  • Stok tersedia per 3 April 2026: 4,4 juta ton.
  • Harga beli gabah pemerintah: Rp 6.500 per kilogram.

“Pencapaian ini berkat kerja sama luar biasa dari pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri hingga para petani dan pemilik penggilingan,” ujar Ahmad di sela peninjauan.

Ia juga memastikan, bahwa harga gabah di tingkat petani tetap terjaga sesuai ketetapan pemerintah. Bahkan, di beberapa titik di Ngawi, harga beli telah melampaui standar minimal untuk meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP).

Ngawi Jadi Pilar Swasembada Pangan Jawa Timur

Desa Baderan di Ngawi kembali membuktikan diri sebagai sentra produksi padi unggulan. Desa ini sebelumnya telah mendapat penghargaan dari Presiden pada peluncuran Swasembada Pangan 2025.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengungkapkan bahwa produksi padi di wilayahnya mencapai 772.571 ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka ini, menempatkan Ngawi sebagai penyumbang 7 persen produksi padi di Jawa Timur.

“Tantangan ke depan adalah inovasi. Persaingan antar kabupaten semakin ketat, sehingga kita butuh teknologi pertanian yang presisi dan berkelanjutan,” tegas pria yang akrab disapa Mas Antok tersebut.

Sektor Pertanian Ngawi

Kabupaten Ngawi secara konsisten menduduki peringkat atas dalam daftar lumbung pangan di Jawa Timur. Keunggulan geografis dan sistem irigasi yang tertata di Desa Baderan, menjadikannya model percontohan nasional.

Upaya perlindungan lahan sawah berkelanjutan (LP2B) di Ngawi, juga diperketat guna mengantisipasi alih fungsi lahan. Hal ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk mencapai kemandirian pangan total pada akhir 2026.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved