Minggu, 12 April 2026

Amalan Islam

Niat Puasa Syawal Gabung Puasa Senin Kamis

Puasa Syawal boleh dikerjakan bertepatan pada hari puasa lainnya, seperti Puasa Senin Kamis. Berikut bacaan niatnya

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
istimewa
Ilustrasi Tata cara mengerjakan Puasa Syawal 

SURYA.CO.ID - Di awal bulan Syawal, Umat Islam dianjurkan menjalankan puasa sunnah yakni puasa Syawal selama 6 hari.

Puasa Syawal boleh dikerjakan berurutan atau tidak berurutan.

Boleh juga dikerjakan bertepatan pada hari puasa lainnya, seperti Puasa Ayyamul Bidh dan  Puasa Senin Kamis.

Bagaimana bacaan niat Puasa Syawal dan puasa Senin Kamis?

Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Niat Puasa Senin dan Kamis

  • Niat Puasa Hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya, "Saya niat puasa pada hari Senin, sunat karena Allah Ta’aalaa"

  • Niat Puasa Hari Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala

Artinya, "Saya niat puasa pada hari Kamis, sunat karena Allah Ta’aalaa"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved