Senin, 27 April 2026

Ini Penyebab JLS Brumbun-Pantai Sine Batal Difungsikan Saat Libur Lebaran 2025

JLS Brumbun-Pantai Sine Kabupaten Tulungagung, Jatim, batal dibuka secara fungsional saat Libur Lebaran 2025 ini.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
SEDANG DIKERJAKAN - Lokasi proyek JLS Brumbun-Pantai Sine di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yang sedang dikerjakan. JLS Brumbun-Pantai Sine batal difungsikan saat Libur Lebaran 2025. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Jalur Lintas Selatan (JLS) Brumbun-Pantai Sine batal dibuka secara fungsional saat Libur Lebaran 2025 ini.

Padahal, rencananya JLS Brumbun-Pantai Sine akan dibuka untuk akses warga yang liburan dan merayakan Idul Fitri.

Gagalnya rencana ini. disebabkan oleh cuaca ekstrem curah hujan yang sangat tinggi hingga menghambat proses pengerjaan.

Hal tersebut, disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen 2.6 Provinsi Jatim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali Kementerian Pekerjaan Umum, I Made Budiana.

"Target intern kami, ingin saat lebaran bisa fungsional sebagai ibadah. Tapi ternyata kami mengalami hambatan, karena hujan ekstrem di akhir 2024 dan awal 2025," jelas Budiana.

JLS Brumbun-Pantai Sine dibagi dalam Lot 1A dan Lot 1B.

Untuk Lot 1A sepanjang 9,5 km dari target fisik 70 persen bisa terealisasi 76 persen.

Paket ini, ditargetkan akan selesai pada Oktober 2025, berdasarkan dokumen kontrak.

"Curah hujan menjadi kendala di lapangan dalam mengejar galian. Di segmen 2 tersisa volume  33.000 meter kubik sepanjang 1,5 (KlLIz) km," ungkap Budiana.

Dengan demikian rata-rata masih kurang  setinggi 5 m, selebar badan jalan 1,5 m target sepanjang 1,5 km.

Namun yang belum tergali sepanjang 300 meter dengan total volume yang  belum selesai 33.000 meter kubik.

Sementara di segmen 1 sudah teraspal sekitar 500 meter, sedangkan di segmen 3 sudah dikeraskan namun belum diaspal.

"Kendala kami di segmen 2 sepanjang 1,5 kilometer, mohon maaf target intern kami tidak tercapai karena  hujan," tegas Budiana.

Untuk di Lot 1B, penghubung Lot 1A dan Pantai Sine sepanjang  3,8 km berdasar  kontak kerja juga selesai 17 Oktober 2025.

Dari 3,8 km, baru 3,2 km yang sudah teraspal, sementara 600 meter masih dalam proses penggalian.

Dengan kondisi saat ini Budiana memastikan, JLS Brumbun-Pantai Sine ini belum bisa dilintasi karena sangat berisiko.

"Secara pasti belum bisa dilintasi karena sangat berisiko. Takutnya ada hujan, semakin becek malah tidak bisa lewat,"

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved