Rabu, 22 April 2026

Rahasia Digital Parenting

Anak-anak tumbuh di lingkungan dengan teknologi yang memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari. 

Foto Istimewa
Wimmie Handiwidjojo, Dosen Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta 

Kedua, orang tua dapat melindungi anak-anak dari potensi risiko online dengan menerapkan Parental Control Software (PCS), yaitu perangkat lunak yang memungkinkan orang tua mengendalikan kegiatan online anak. 

Beberapa aplikasi PCS seperti NetNanny, Qustodio, dan Kaspersky Safe Kids memungkinkan orang tua untuk memantau aktivitas online anak, mengatur waktu penggunaan layar, memblokir konten yang tidak sesuai, dan menerima laporan tentang aktivitas online anak. 

Dengan menginstal perangkat lunak itu, pengawasan yang lebih efektif dapat dilakukan. 

Sebagai hasilnya, anak-anak dapat menjelajahi dunia digital dengan aman, mengakses konten yang bermanfaat, dan berada dalam lingkungan online yang mendukung perkembangan mereka secara positif.

Ketiga, perilaku orang tua dalam menggunakan internet dapat memengaruhi anak karena mereka cenderung meniru tingkah laku orang tua. 

Misalnya orang tua terlalu sering menggunakan ponsel sepanjang hari, kurang memberikan perhatian pada anak, atau jarang melibatkan anak dalam kegiatan di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan sosial mereka, kemungkinan besar orang tua akan mengalami kesulitan dalam memberikan pedoman yang tepat kepada anak-anak mereka.

Keempat, pemilihan lokasi untuk penempatan komputer dalam akses online juga harus dilakukan dengan bijaksana. 

Disarankan agar komputer ditempatkan di area publik seperti ruang keluarga sehingga dapat dipantau dengan mudah dan tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk menggunakan internet secara tersembunyi di dalam kamar. 

Dengan menempatkan komputer di area publik keluarga, orang tua dapat dengan mudah mengawasi aktivitas online anak-anak. 

Hal itu juga dapat membuat anak lebih berhati-hati dan enggan mengakses situs-situs online yang tidak pantas seperti konten pornografi dan kekerasan.

Kelima, penting bagi orang tua untuk memiliki kebijakan yang jelas terkait pemberian perangkat elektronik kepada anak. 

Meskipun mungkin tergoda untuk memberikan perangkat itu kepada anak demi menghindari gangguan dari anak terhadap aktivitas orang tua, namun penting untuk tidak memberikannya terlalu dini. 

Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) 2016, pemberian perangkat elektronik kepada anak harus mempertimbangkan usia anak dan tingkat pengawasan yang dapat diberikan.

AAP merekomendasikan, anak di bawah usia 18 bulan sebaiknya tidak menggunakan layar elektronik. 

Anak usia 18-24 bulan perlu diawasi dan terbatas pada konten pendidikan berkualitas serta harus melibatkan interaksi bersama orang tua. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved