Berita Viral
Kekayaan Aguan Sugianto Bos Agung Sedayu Group yang Diundang Prabowo ke Istana, Diduga Capai Rp 42 T
Kekayaan Aguan Sugianto atau Sugianto Kusuma, bos Agung Sedayu Group, jadi sorotan usai diundang Prabowo ke istana negara.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
SURYA.co.id - Kekayaan Aguan Sugianto atau Sugianto Kusuma, bos Agung Sedayu Group, jadi sorotan usai diundang Prabowo ke istana negara.
Kabarnya, Aguan memiliki harta kekayaa mencapai Rp 42,7 triliun.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menerima 8 taipan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/3/2025) termasuk Sugianto Kusuma atau Aguan, pendiri Agung Sedayu Group hingga Tomy Winata, pemilik Artha Graha Group.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui Instagram @sekretariat.kabinet yang dipantau Kompas TV.
“Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran delapan pengusaha besar di Indonesia yang memiliki latar belakang bisnis yang berbeda-beda, antara lain Bapak Anthony Salim, Bapak Sugianto Kusuma, Bapak Prajogo Pangestu, Bapak Boy Thohir, Bapak Franky Widjaja, Bapak Dato Sri Tahir, Bapak James Riady, dan Bapak Tomy Winata di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 6 Maret 2025,” kata Teddy.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyinggung soal situasi global dan tanah air.
Baca juga: Profil Aguan Bos Agung Sedayu Group, Satu dari 8 Taipan yang Diundang Prabowo ke Istana Negara
Selain itu, kata Teddy, Prabowo juga menyampaikan perihal pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG), swasembada pangan dan energi hingga BPI Danantara.
“Pada kesempatan tersebut, Presiden berdiskusi mengenai perkembangan terkini di Tanah Air dan dunia global, serta program-program utama yang tengah dijalankan oleh pemerintah,” kata Teddy.
“Termasuk program Makan Bergizi Gratis, infrastruktur, industri tekstil, swasembada pangan dan energi, industrialisasi, hingga Badan Pengelola Investasi Danantara,” ujarnya.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo mengapresiasi dukungan para pengusaha tersebut terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
“Dalam suasana diskusi yang hangat, Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh para pengusaha terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah, terutama yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” kata Teddy.
Kekayaan Aguan
Pada 1971, Aguan mendirikan perusahaan kontraktor rumah pertokoan yang bernama Agung Sedayu Group.
Dalam 10 tahun pertama, perusahaan ini mulai dikenal oleh pasar melalui promosi dari mulut ke mulut. Berkat kerja keras seluruh tim, ASG tumbuh dengan pesat, memperluas jangkauan pelanggan dan menjalin lebih banyak kemitraan bisnis.
Sejak 1991, ASG berhasil menjadi salah satu perusahaan properti terkemuka di Indonesia melalui keberhasilan membangun Harco Mangga Dua, mal elektronik terintegrasi pertama di tanah air.
Keberhasilan tersebut disusul dengan proyek-proyek besar lainnya, termasuk pengembangan kawasan residensial dan komersial skala besar, seperti Taman Palem seluas 200 hektar, serta sejumlah apartemen gedung tinggi.
Perusahaan properti itu juga menggarap proyek pusat perbelanjaan terkemuka, di antaranya adalah Ashta District 8, Mall of Indonesia, PIK Avenue, dan Grand Galaxy Park.
Aguan juga tergabung ke emiten kaleng dan kemasan PT Pratama Abadi Nusa Tbk yang kemudian bertransformasi menjadi Pantai Indah Kapuk Dua (PIK 2).
Selain itu, Aguan menjabat sebagai Direktur Utama PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan juga menjadi Wakil Komisaris Utama PT Bank Artha Graha International, yang dimiliki oleh Tomy Winata.
Menurut berbagai sumber, Aguan memiliki harta kekayaan mencapai Rp 42,73 triliun.
Aguan diketahui aktif dalam kegiatan sosial.
Pada 2002, Aguan bersama istrinya bergabung dengan Tzu Chi, yaitu lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan.
Profil Aguan

Sugianto Kusuma, dikenal luas sebagai Aguan, adalah seorang pengusaha terkemuka Indonesia dan pendiri Agung Sedayu Group, salah satu perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia.
Lahir di Palembang pada 10 Januari 1951, Aguan memulai kariernya dari bawah sebelum mencapai kesuksesan besar di industri properti.
Aguan menempuh pendidikan di sekolah menengah Tionghoa Jugang Zhongxue di Palembang. Setelah lulus, ia bekerja sebagai penjaga gudang dan pembantu di sebuah perusahaan impor.
Berkat dedikasi dan kerja kerasnya, ia dipromosikan menjadi pengurus administrasi perusahaan tersebut. Titik balik dalam kariernya terjadi ketika ia berkenalan dengan seorang pemborong bangunan, yang memperkenalkannya pada dunia bisnis properti dan konstruksi.
Pengalaman ini menjadi modal berharga baginya untuk mendirikan bisnis sendiri, yang kelak berkembang menjadi Agung Sedayu Group.
Pada tahun 1971, Aguan mendirikan Agung Sedayu Group, yang awalnya berfokus pada pembangunan rumah pertokoan (ruko).
Salah satu proyek besar yang membuat perusahaannya dikenal luas adalah pembangunan Harco Mangga Dua pada tahun 1991, sebuah mal elektronik terintegrasi pertama di Indonesia.
Sejak saat itu, Agung Sedayu Group terus berkembang dan menggarap berbagai proyek properti prestisius, termasuk perumahan, perkantoran, apartemen, kawasan niaga, dan industri.
Beberapa proyek terkenal yang dikembangkan oleh grup ini antara lain Green Lake City, Grand Galaxy City, Puri Mansion, Kelapa Gading Square, Ancol Mansion, dan Senayan Golf Residence.
Kesuksesan Aguan dalam mengembangkan bisnisnya tidak lepas dari kemampuannya menjalin kolaborasi strategis.
Ia dikenal memiliki hubungan bisnis yang erat dengan pengusaha Tomy Winata. Bersama-sama, mereka memiliki PT Danayasa Arthatama melalui Jakarta International Hotels & Developments Tbk, yang mengembangkan dan memiliki kawasan bisnis terpadu Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta.
berita viral
Aguan
Kekayaan Aguan Sugianto
Prabowo Subianto
Istana Negara
Aguan Temui Prabowo
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Inikah Motif Dwi Hartono Tersangka Pembunuhan Bos Bank Plat Merah? Susno Duadji Bantah Gegara Kredit |
![]() |
---|
Duduk Perkara Salsa Erwina Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni, Tak Gentar Meski Keluarga Didatangi |
![]() |
---|
BGN Sampai Cek Langsung Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Ternyata Ini Risiko dan Bahayanya |
![]() |
---|
Besaran Gaji dan Tunjangan Anggota DPR Nafa Urbach yang Janji Akan Serahkan Semua Untuk Rakyat |
![]() |
---|
Rekam Jejak Salsa Erwina yang Gertak Ahmad Sahroni Usai Kabar Keluarganya Didatangi, Jabatannya Top |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.