Kabupaten Malang

2 Pemuda Disabet Pisau Saat Mandi di Sumber Air Dusun Dawuhan Malang, Pelaku Belum Tertangkap

2 pemuda yang mandi di sumber air Dusun Dawuhan, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim, menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luluul Isnainiyah
CURAS - Pihak kepolisian Polsek Karangploso melakukan olah TKP di sumber air Dusun Dawuhan, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025). Di lokasi tersebut, 2 pemuda jadi korban pencurian dengan kekerasan oleh orang tak dikenal saat mandi di sumber air itu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - 2 pemuda yang sedang mandi di sumber air Dusun Dawuhan, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh pria tak dikenal. 

Bahkan, pelaku sempat menyabetkan senjata tajam jenis pisau ke arah pra pemuda tersebut.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/3/2024) sore. 

Pemuda yang sedang mandi di sumber air tersebut adalah Fandi Ahmad Yani (27) warga desa setempat, bersama temannya Mada Satria (19).

"Awalnya kedua pemuda tersebut sedang asik mandi di sumber, tiba-tiba seorang pria tak dikenal mendatangi mereka dan menanyakan pemancing di sekitar lokasi," kata Bambang, Rabu (12/3/2025).

Fandi dan Mada menyampaikan tidak mengetahui keberadaan pemancing yang dimaksud oleh pelaku. 

Namun, ketika dijawab, pelaku justru marah dan mengeluarkan pisau.

Kemudian, tiba-tiba pelaku menyabetkan pisau itu ke arah Fandi hingga mengenai bagian belakang kepala. Pelaku juga memaksa meminta barang milik korban.

"Pelaku meminta kunci motor korban tapi tak diberikan. Kemudian pelaku mengancam Mada Satria untuk memberikan ponselnya," jelas Bambang.

Setelah diberikan, korban langsung lari tanpa mengenakan busana. 

Pelaku sempat mengejar korban, lalu mendorong Mada Satria hingga terjatuh.

"Pelaku melarikan diri ke arah barat dan korban langsung melapor ke Polsek Karangploso," bebernya.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut, lanjut Bambang, langsung melakukan olah ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian memeriksa saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar TKP.

"Untuk korban yang mengalami luka bacok sudah mendapatkan perawatan medis dan dalam proses visum et repertum (VER)," urainya.

Sementara, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku dengan mengumpulkan bukti-bukti.

"Kami imbau masyarakat untuk waspada, terutama saat di lokasi sepi. Segera laporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui keberadaan pelaku," tukas Bambang. (Luluul Isnainiyah)

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved