Jumat, 1 Mei 2026

Pastikan SPBU Tidak Jual BBM Oplosan, Polres Gresik Lakukan Pengujian Bersama UPT Metrologi

Dalam sidak, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/Muhammad Sugiyono (Sugiyono)
PASTIKAN BUKAN OPLOSAN - Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu mengamati BBM jenis Pertamax yang sudah melalui pemeriksaan oleh petugas UPT Metrologi, Rabu (5/3/2025). Sidak itu untuk memastikan bahwa Pertamax yang dijual di SPBU bukan hasil oplosan dari Pertalite. 


SURYA.CO.ID, GRESIK - Mega korupsi di Pertamina lewat pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax memang berdampak besar pada kepercayaan konsumen.

Hal ini membuat sibuk institusi lain, seperti Polres Gresik yang ikut memeriksa keaslian BBM agar pemakai kendaraan mau kembali ke SPBU.

Rabu (5/3/2025), jajaran Polres Gresik bersama unit Pelaksana Tugas (UPT) Metrologi Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua SPBU. 

Hal itu untuk memastikan stok dan kualitas BBM yang dijual kepada masyarakat sesuai dengan standar.

Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jalan Veteran.

Sidak dipimpin langsung Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, didampingi Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran Satreskrim Polres Gresik

Dari pihak UPT Metrologi Legal Gresik, dihadiri Plt Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan dan Penera Ahli Pertama, Sekar Bias Tri Cahyani.

Dalam sidak, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis. 

Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan. 

Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, mengatakan, bahwa hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Jalan Veteran Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5 persen dari 20 liter (±100 ml). 

Selain itu, pengecekan fisik menunjukkan bahwa warna Pertamax (biru) dan Pertalite (hijau) sesuai dengan Research Octane Number (RON) masing-masing.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan sebagai upaya memastikan SPBU di wilayah Gresik mematuhi regulasi yang ada, sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan. 

“Polres Gresik bersama UPT Metrologi melakukan sidak secara acak di beberapa titik. Hasil yang kami dapatkan, Alhamdulillah, sesuai dengan ketentuan Permendag. Kami imbau seluruh SPBU di Gresik untuk tetap menaati aturan pemerintah agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas yang sesuai,” kata Rovan, dalam rilis Humas Polres Gresik

Lebih lanjut Rovan menambahkan, dengan adanya sidak diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas BBM yang beredar di Gresik. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved