Jumat, 24 April 2026

Terungkap Identitas Mr X yang Tertabrak Kereta Api di Desa Aryojeding Tulungagung

Mr X tertabrak kereta api di wilayah Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, ternyata warga Kota Blitar

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
MR X TERTABRAK KERETA API - Petugas IKF RSUD dr Iskak bersama polisi mengevakuasi jasad Mr X yang meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/2/2025) pukul 05.00 WIB. Laki-laki tanpa identitas itu akhirnya bisa dikenali dengan alat dari Inafis Polres Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Sesosok laki-laki tanpa identitas atau Mr X tertabrak kereta api di wilayah Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim). Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Laki-laki nahas ini, meninggal dunia di lokasi, kejadian dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Polisi awalnya kesulitan mengidentifikasi korban, karena tidak ada kartu identitas yang ditemukan.

Namun dengan bantuan Inafis Satreskrim Polres Tulungagung, korban dikenali sebagai Djayeng Dwi Djatmiko asal Kota Blitar.

Sebelum kejadian, warga sekitar tidak mengenali keberadaan orang asing di pos ronda yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
 
“Tidak ada warga sekitar yang mengenali korban. Sehari sebelumnya dia terlihat di lokasi kejadian,” jelas Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Mudianto, Selasa sore.

Kecelakaan ini, bermula saat kereta api komuter Penataran Blitar-Surabaya lewat Kertosono berangkat dari Stasiun Blitar pukul 04.47 WIB.

Kereta dengan lokomotif nomor CC 2108330 ini, sempat berhenti di stasiun Rejotangan, lalu melanjutkan perjalanan.

Beberapa ratus meter dari Stasiun Rejotangan, kereta komuter tersebut, menabrak seseorang yang tengah berada di lintasan sekitar pukul 05.00 WIB.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kereta api sempat berhenti untuk memeriksa rangkaian,” sambung Nanang.

Setelah memastikan rangkaian gerbong dalam keadaan aman, kereta api dengan masinis Anton Prasetyo ini melanjutkan perjalanan.

Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke stasiun terdekat dan Polsek Rejotangan untuk ditindaklanjuti.

Personel Polsek Rejotangan bersama Polsuska kemudian mendatangi lokasi di mana tubuh korban berada.

“Jenazah korban dievakuasi ke IKF RSUD dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi,” ujar Nanang.

Saat kejadian, korban mengenakan kaus lengan pendek motif garis hitam dan biru, serta celana pendek hitam.

Korban sempat terseret 75 meter setelah benturan dengan lokomotif kereta api.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved