Kamis, 11 Juni 2026

Adik Dwi Putranto Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Kadin Jatim

Muprov ke-VIII Kadin Jatim diikuti 134 peserta, terdiri dari perwakilan Kadin Kabupaten dan 20 Asosiasi yang menjadi Anggota Luar Biasa Kadin Jatim

Tayang:
SURYA.co.id/Sri Handi Lestari
KEMBALI PIMPIN KADIN JATIM - Adik Dwi Putranto (kedua dari kanan) saat mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dan La Nyalla Mattalitti (ketiga dan keempat dari kanan) dalam kegiatan Musprov Kadin Jatim ke VIII di Shangri-La Hotel Surabaya, Senin (10/2/2025). Salah satu hasil Musprov adalah terpilihnya kembali Adik Dwi Putranto sebagai Ketua Umum Kadin Jatim periode 2025-2030. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Adik Dwi Putranto (ADP) kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur periode 2025-2030 dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) ke VIII Kadin Jatim yang digelar di Shangri-La Hotel Surabaya, Senin (10/2/2025) malam.

Muprov ke-VIII Kadin Jatim diikuti oleh 134 peserta yang terdiri dari perwakilan Kadin Kabupaten dan 20 Asosiasi yang menjadi Anggota Luar Biasa Kadin Jatim. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakri, Anggota DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti dan sejumlah undangan lainnya.

Usai terpilih, Adik mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Kadin Jatim karena telah memberi kepercayaan kepadanya untuk kembali memimpin Kadin Jatim lima tahun kedepan. 

"Ini adalah amanah dan akan kami jalankan sebaik-baiknya," kata Adik.

Lebih lanjut Adik menjelaskan, Kadin akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan ekonomi dalam negeri.

Untuk itu, ada dua hal yang akan menjadi fokus Kadin Jatim ke depan.

"Pertama peningkatan produktifitas di seluruh bidang ekonomi dan kedua ketersediaan lapangan pekerjaan," jelasnya.

Meski dua poin tersebut terlihat sederhana tetapi sangat berat. Karena keduanya menjadi tantangan di semua sektor. Apalagi kondisi ekonomi sekarang belum begitu stabil.

Peningkatan produktifitas, lanjutnya, diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, termasuk di sektor ketahanan pangan yang juga menjadi fokus utama pemerintah Prabowo Gibran.

"Kalau berbicara tentang ketahanan pangan misalnya, maka bagaimana penyuluh-penyuluh itu bisa memberikan pemahaman kepada para petani tentang cara tanam yang baik, bagaimana memberi pupuk, bagaimana merawat. Dan ini membutuhkan tenaga penyuluh yang memiliki kompetensi-kompetensi yang baru dan yang memang berkompeten di bidangnya," ungkap Adik.

Terkait peningkatan ketersediaan lapangan pekerjaan, ia mengatakan, Kadin akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk menarik investor agar mau menanamkan investasinya di Jatim.

 Apalagi saat ini ada banyak kawasan industri yang bisa menjadi alternatif bagi mereka untuk mengembangkan usahanya di Jatim.

"Kami akan terus melakukan promosi, baik dalam maupun luar negeri. Kadin Jatim juga akan terus melakukan pendampingan dan peningkatan UMKM  agar kinerja mereka bertambah baik dan mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak," papar Adik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia  Anindya Bakrie, mengatakan bahwa Jatim menjadi barometer perekonomian Indonesia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved