Waspada Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Jawa Timur, Ini Imbauan BPBD Kota Batu

Saat ini wilayah Jatim berada pada musim hujan dan beberapa wilayah berada pada puncak musim hujan. 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Dya Ayu
CUACA EKSTREM - Petugas BPBD Kota Batu tengah memotong dan membersihkan pohon tumbang di Jalan Raya Oro-oro Ombo Kecamatan Batu, Kamis (30/1/2025). Banyak pohon tumbang di Batu karena cuaca ekstrem. 

SURYA.CO.ID, BATU - Cuaca Ekstrem masih mengancam Kota Batu dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Sebelumnya cuaca ekstrem terjadi di Kota Batu pada Kamis (30/1/2025), mengakibatkan belasan pohon tumbang dan beberapa atap bangunan ambruk. 

Informasi dari BPBD Kota Batu, cuaca ekstrem berupa angin kencang diperkirakan akan kembali terjadi di Kota Batu pada 3-6 Februari.

“Informasi dari BMKG Juanda secara umum kondisi angin saat ini di wilayah Jawa Timur bertiup dari arah Barat hingga Barat laut dengan kecepatan hingga mencapai 30 knot (54 kilometer per jam,red). Peningkatan kecepatan angin juga berdampak terhadap peningkatan ketinggian gelombang di perairan Jawa Timur,” kata Kalaksa BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, Selasa (4/2/2025).

BMKG Juanda juga telah menginformasikan terkait kewaspadaan peningkatan kecepatan angin di Jatim pada 3-6 Februari ini. 

Berdasarkan analisa pola angin gradien 3000 feet, terpantau adanya Siklon Tropis Taliah di Samudra Hindia sebelah Australia.

Kondisi ini dapat berdampak pada peningkatan kecepatan angin secara signifikan di wilayah Jatim.

Saat ini wilayah Jatim berada pada musim hujan dan beberapa wilayah berada pada puncak musim hujan. 

Aktifnya Monsun Asia, adanya fenomena gelombang atmosfer Kelvin dan Madden Jullian Oscilation (MJO) serta di dukung dengan kelembapan udara yang lembab dari lapisan bawah hingga atas dan kondisi atmosfer lokal Jatim yang labil mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan penghujan di wilayah Jatim meningkat.

Khusus Kota Batu yang memiliki wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan masyarakatnya lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang.

“Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” ujarnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved