Berita Viral

Siapa Wenny Myzon, Pegawai BUMN yang Sindir Honorer Pakai BPJS? Ternyata Begini Latar Belakangnya

Wenny Myzon, atau dikenal juga dengan nama Dwi Citra Weni, menjadi perbincangan hangat setelah videonya yang menghina pegawai honorer

Editor: Adrianus Adhi
Tangkap Layar TikTok Wenny Myzon
TIKTOKER WENNY MYZON - Kolase tangkap layar TikTok Wenny Myzon. Alasan TikToker Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon alias Ibu Suri Wakanda soal hina honorer pakai BPJS, padahal sempat tantang warganet. 

SURYA.co.id - Wenny Myzon, atau dikenal juga dengan nama Dwi Citra Weni, menjadi perbincangan hangat setelah videonya yang menghina pegawai honorer menggunakan layanan BPJS Kesehatan viral di media sosial.

Sebagai pegawai PT Timah Tbk, sebuah perusahaan tambang milik BUMN, nama Wenny Myzon mendadak terkenal namun dalam konteks yang negatif.

Profil dan Latar Belakang

Wenny Myzon sebelumnya dikenal sebagai salah satu karyawan PT Timah Tbk yang cukup aktif di media sosial.

Melalui akun Instagram dan TikTok-nya, Wenny sering membagikan aktivitas sehari-harinya, termasuk kegiatan membuat kue dan menjual produk skincare.

Ia memiliki 13,8 ribu pengikut di TikTok dan aktif berinteraksi dengan netizen

Baca juga: Mancing Berujung Maut, Remaja di Jember Meninggal Hanyut di Aliran Dam Bangsalsari

Kronologi Kejadian

Dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, Wenny terlihat berada di sebuah rumah sakit dan dengan nada merendahkan menyebutkan bahwa dirinya tidak perlu mengantri seperti pegawai honorer yang menggunakan BPJS.

"Ngantri ya dek? BPJS ya? Oh BPJS, masih honorer ya? Kebetulan saya kan, saya kan (menunjukkan logo PT Timah di pakaian) saya gak ngantri dek, pasien prioritas," ucapnya dalam video tersebut.

Video tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Twitter.

Reaksi netizen pun beragam, banyak yang mengecam tindakan Wenny dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakadilan serta penghinaan terhadap para pegawai honorer yang telah bekerja keras.

Baca juga: Viral Honda Jazz Pakai Pelat Nomor Jepang di Jalanan Kota Malang , Berakhir Ditilang Polisi

Respons PT Timah Tbk

Menanggapi viralnya video tersebut, PT Timah Tbk segera mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa konten yang dibuat oleh Wenny Myzon tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan.

"Konten pesan yang disampaikan oleh pemilik akun tidak berhubungan atau mewakili karakter dan budaya kerja perusahaan," demikian pernyataan PT Timah.

PT Timah juga mengklarifikasi bahwa semua karyawannya, termasuk Wenny Myzon, menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan masyarakat umum.

"Karyawan PT Timah Tbk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya.

Fasilitas dan layanan yang diterima sama dengan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan lainnya sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing," tulis PT Timah.

Sanksi dari Perusahaan

PT Timah menegaskan akan menegakkan aturan yang berkaitan dengan kekaryawanan yang berlaku di perusahaan. Mereka telah memanggil Wenny Myzon dan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan perusahaan.

"Kami telah memanggil yang bersangkutan dan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan perusahaan," jelas Anggi Budiman Siahaan, Kepala Departemen Komunikasi Korporat PT Timah Tbk.

Baca juga: Kelakuan Kades Kohod Relokasi Warga ke Tempat Kebanjiran Diprotes, Masa Lalunya Jadi Kuli Dibongkar

Sayangnya, meski telah menyampaikan akan memberikan teguran, PT Timah Tbk tidak menyebutkan sanksi apa yang akan diterima oleh Wenny Myzon.

Permintaan Maaf Wenny Myzon

Setelah video tersebut viral dan menuai banyak kecaman, Wenny Myzon akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok-nya, @wennymyzon1.

Dalam klarifikasinya, Wenny menyatakan bahwa konten video yang dibuatnya murni dari sudut pandangnya sendiri dan tidak ada kaitannya dengan PT Timah.

"Konten-konten yang ada di akun saya tersebut murni dari sudut pandang saya sendiri dan tidak ada hubungannya dengan perusahaan tempat saya bekerja, karena itu akun pribadi saya sendiri tidak ada hubungannya sama sekali dengan perusahaan," ujarnya dalam video tersebut.

Ia pun meminta maaf terkait kegaduhan yang terjadi dan mengaku tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.

"Untuk pihak-pihak yang merasa terganggu dengan video, konten-konten yang saya buat, saya mau minta maaf karena konten tersebut tidak ada niat untuk menyinggung organisasi tertentu," ungkapnya.

Reaksi Warganet

Meskipun telah meminta maaf, banyak warganet yang tetap mengecam tindakan Wenny dan menganggap permintaan maafnya tidak tulus.

Beberapa pengguna media sosial menyatakan bahwa tindakan Wenny mencerminkan sikap arogan dan tidak menghargai perjuangan para pegawai honorer.

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur. Klik di sini untuk untuk bergabung

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved