Berita Viral
Siapa Wenny Myzon, Pegawai BUMN yang Sindir Honorer Pakai BPJS? Ternyata Begini Latar Belakangnya
Wenny Myzon, atau dikenal juga dengan nama Dwi Citra Weni, menjadi perbincangan hangat setelah videonya yang menghina pegawai honorer
SURYA.co.id - Wenny Myzon, atau dikenal juga dengan nama Dwi Citra Weni, menjadi perbincangan hangat setelah videonya yang menghina pegawai honorer menggunakan layanan BPJS Kesehatan viral di media sosial.
Sebagai pegawai PT Timah Tbk, sebuah perusahaan tambang milik BUMN, nama Wenny Myzon mendadak terkenal namun dalam konteks yang negatif.
Profil dan Latar Belakang
Wenny Myzon sebelumnya dikenal sebagai salah satu karyawan PT Timah Tbk yang cukup aktif di media sosial.
Melalui akun Instagram dan TikTok-nya, Wenny sering membagikan aktivitas sehari-harinya, termasuk kegiatan membuat kue dan menjual produk skincare.
Ia memiliki 13,8 ribu pengikut di TikTok dan aktif berinteraksi dengan netizen
Baca juga: Mancing Berujung Maut, Remaja di Jember Meninggal Hanyut di Aliran Dam Bangsalsari
Kronologi Kejadian
Dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, Wenny terlihat berada di sebuah rumah sakit dan dengan nada merendahkan menyebutkan bahwa dirinya tidak perlu mengantri seperti pegawai honorer yang menggunakan BPJS.
"Ngantri ya dek? BPJS ya? Oh BPJS, masih honorer ya? Kebetulan saya kan, saya kan (menunjukkan logo PT Timah di pakaian) saya gak ngantri dek, pasien prioritas," ucapnya dalam video tersebut.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Twitter.
Reaksi netizen pun beragam, banyak yang mengecam tindakan Wenny dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakadilan serta penghinaan terhadap para pegawai honorer yang telah bekerja keras.
Baca juga: Viral Honda Jazz Pakai Pelat Nomor Jepang di Jalanan Kota Malang , Berakhir Ditilang Polisi
Respons PT Timah Tbk
Menanggapi viralnya video tersebut, PT Timah Tbk segera mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa konten yang dibuat oleh Wenny Myzon tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan.
"Konten pesan yang disampaikan oleh pemilik akun tidak berhubungan atau mewakili karakter dan budaya kerja perusahaan," demikian pernyataan PT Timah.
PT Timah juga mengklarifikasi bahwa semua karyawannya, termasuk Wenny Myzon, menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan masyarakat umum.
"Karyawan PT Timah Tbk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya.
Fasilitas dan layanan yang diterima sama dengan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan lainnya sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing," tulis PT Timah.
Sanksi dari Perusahaan
PT Timah menegaskan akan menegakkan aturan yang berkaitan dengan kekaryawanan yang berlaku di perusahaan. Mereka telah memanggil Wenny Myzon dan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan perusahaan.
"Kami telah memanggil yang bersangkutan dan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan perusahaan," jelas Anggi Budiman Siahaan, Kepala Departemen Komunikasi Korporat PT Timah Tbk.
Baca juga: Kelakuan Kades Kohod Relokasi Warga ke Tempat Kebanjiran Diprotes, Masa Lalunya Jadi Kuli Dibongkar
Sayangnya, meski telah menyampaikan akan memberikan teguran, PT Timah Tbk tidak menyebutkan sanksi apa yang akan diterima oleh Wenny Myzon.
Permintaan Maaf Wenny Myzon
Setelah video tersebut viral dan menuai banyak kecaman, Wenny Myzon akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok-nya, @wennymyzon1.
Dalam klarifikasinya, Wenny menyatakan bahwa konten video yang dibuatnya murni dari sudut pandangnya sendiri dan tidak ada kaitannya dengan PT Timah.
"Konten-konten yang ada di akun saya tersebut murni dari sudut pandang saya sendiri dan tidak ada hubungannya dengan perusahaan tempat saya bekerja, karena itu akun pribadi saya sendiri tidak ada hubungannya sama sekali dengan perusahaan," ujarnya dalam video tersebut.
Ia pun meminta maaf terkait kegaduhan yang terjadi dan mengaku tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.
"Untuk pihak-pihak yang merasa terganggu dengan video, konten-konten yang saya buat, saya mau minta maaf karena konten tersebut tidak ada niat untuk menyinggung organisasi tertentu," ungkapnya.
Reaksi Warganet
Meskipun telah meminta maaf, banyak warganet yang tetap mengecam tindakan Wenny dan menganggap permintaan maafnya tidak tulus.
Beberapa pengguna media sosial menyatakan bahwa tindakan Wenny mencerminkan sikap arogan dan tidak menghargai perjuangan para pegawai honorer.
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur. Klik di sini untuk untuk bergabung
Tetangga Kaget Dwi Hartono Jadi Tersangka Pembunuhan Bos Bank Plat Merah, Sosok Aslinya Terungkap |
![]() |
---|
Rekam Jejak Yuda Heru Dokter Hewan yang Praktik Sekretom Ilegal untuk Manusia, Ternyata Dosen Juga |
![]() |
---|
Rekam Jejak Ahmad Sahroni yang Ditantang Debat Salsa Erwina, Dijuluki Crazy Rich Tanjung Priok |
![]() |
---|
Tabiat Rohmat alias RS, Ahli IT di Balik Kasus Penculikan Bos Bank Plat Merah, Pekerjaan Misterius |
![]() |
---|
Imbas Tanggapi Soal Ijazah Jokowi, Rektor UGM Ova Emilia Kena Sentil Mahfud MD: Sudah Cukup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.