Ajinomoto Foundation Buka Pendaftaran Beasiswa Program S2 ke Jepang, Ada 7 Pilihan Kampus Ternama
Ajinomoto Foundation kembali memberikan beasiswa program pascasarjana kepada mahasiswa/i Indonesia di tujuh universitas pilihan yang ada di Jepang.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Ajinomoto Foundation kembali memberikan beasiswa program pascasarjana (Post Graduate Program) untuk tahun ajaran 2026 kepada mahasiswa/i Indonesia di tujuh universitas pilihan yang ada di Jepang.
Universitas yang bisa dipilih yaitu University of Tokyo, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, Waseda University, Institute of Science Tokyo.
"Program ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung cita-cita para anak bangsa untuk melanjutkan studi di negeri sakura," kata Grant Senjaya, Head of Corporate Communications Ajinomoto, dalam keterangannya, Rabu (29/1/2025).
Ajinomoto setiap tahunnya berkomitmen memberikan beasiswa ini kepada satu orang mahasiswa atau mahasiswi Indonesia dalam skema Ajinomoto Post-Graduate Scholarship, yang kali ini memasuki tahun ajaran 2026.
Program yang dilaksanakan sejak tahun 2010 ini merupakan Program Beasiswa Penuh, yang terdiri dari tunjangan sebesar ¥150,000 untuk Research Student (perbulan, selama 1 tahun), ¥180,000 untuk Master Course Student (perbulan, selama 2 tahun), tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), biaya administrasi, biaya full examination, serta tiket pesawat berangkat ke Jepang.
Syaratnya, calon mahasiswa atau mahasiswi harus tertarik melanjutkan studi (Research + Master Program) pada bidang Gizi, Pangan, Pertanian, Teknik, dan Sains dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.
Usia maksimal pelamar di bawah 35 tahun, dan tertarik untuk mempelajari kebudayaan & bahasa Jepang.
Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang prima, serta punya motivasi yang tinggi untuk terus belajar.
Penerima program beasiswa Ajinomoto pada tahun ajaran 2025 sebelumnya adalah seorang mahasiswi asal Depok berusia 22 tahun, atas nama Auliya Syifaa Urrahman. Gadis yang akrab disapa Auliya ini merupakan Sarjana Gizi lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2023.
Saat ini Auliya mengambil master program (S2) di Graduate School of Agricultural & Life Science, The University of Tokyo, di bawah bimbingan Prof Tetsuya Araki PhD.
Auliya akan memulai perkuliahannya sebagai Research Student pada April 2025, dan diproyeksikan akan lulus pada April 2028 dengan gelar Master of Science (M.Sc).
“Momen paling berkesan saat proses seleksi Beasiswa Ajinomoto adalah ketika interview tahap kedua dengan BOD Ajinomoto Indonesia dan external expert yang mendalami bidang saya," cerita Auliya.
Dia juga mengungkapkan, hal tersebut adalah pengalaman seleksi beasiswa pertama baginya, sehingga cukup menegangkan.
"Tetapi saya bersyukur semuanya berjalan dengan lancar. Dalam tahap ini, saya juga bertemu dengan kandidat hebat lainnya dan melakukan kunjungan ke Ajinomoto Visitor Center di Karawang. Saya bisa berkeliling dan melihat alur produksi produk Ajinomoto Indonesia hingga mengikuti demo masak,” beber Auliya.
Dia berpesan, bagi teman-temannya yang akan mengikuti seleksi Ajinomoto Scholarship tahun depan, tips pertama yang bisa dia berikan adalah harus melakukan riset secara mendalam, bukan hanya terkait kampus dan jurusan saat S2 nanti, melainkan juga terkait diri sendiri.
| Ini Rincian Harta Kekayaan 6 Pejabat Baru Kabinet Prabowo, Paling Sedikit Jumhur Hidayat |
|
|---|
| Bacaan Sholawat Haji dan Umrah Lengkap: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahannya |
|
|---|
| Bacaan Doa Melepas Orang Pergi Haji Lengkap: Arab, Latin, dan Makna Fi Amanillah |
|
|---|
| Kondisi Menkeu Purbaya Kian Kurus dan Dituntun, Tapi Tetap Ceria Bicara Target Ekonomi 8 Persen |
|
|---|
| Rocky Gerung Sebut Mantan Napi, Ini Kasus yang Pernah Jerat Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/BEASISWA-AJINOMOTO-Auliya-Syifaa-Urrahman.jpg)