Dapat Bantuan 7000 Dosis Vaksin PMK, DKPP Pacitan akan Prioritaskan Sapi Sehat

Pacitan mendapatkan bantuan 7000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: irwan sy
ist
Petugas sedang melakukan vaksinasi hewan ternak untuk mencegah enyakit mulut dan kuku (PMK). Vaksin PMK di Pacitan kosong melompong. 

SURYA.co.id, PACITAN - Pacitan mendapatkan bantuan 7000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, menjelaskan bahwa 7000 dosis vaksin PMK itu adalah bantuan dari Pemprov Jatim dan akan segera dibagi ke petugas kesehatan hewan di bawah naungan DKPP Pacitan.

"Lalu disalurkan peternak untuk disuntikkan ke hewan ternak mereka. Catatannya adalah hewan ternak yang divaksin harus benar-benar sehat. Tidak ada indikasi sakit. Harus disuntik di sapi yang betul-betul sehat,” kata Sugeng.

Sementara data terbaru di Pacitan ada 1028 sapi terkena PMK.

Dari 1028 itu, 80 masih terjangkit PMK, 66 sapi sembuh, 66 potong paksa dan 98 sapi mati lantaran PMK.

Salah satu peternak, Jarwanto, dari Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan Kota, membagikan pengalamannya.

Dari sekitar 30 ekor sapi yang ia miliki, delapan di antaranya terpapar PMK.

“Alhamdulillah kalau ada vaksin baru. Semoga merata dan saya mendapatkan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, vaksin untuk mencegah PMK di Pacitan sebelumnya kosong melompong.

Populasi sapi di kota 1001 goa ini ada 59 ribu sapi.

Oleh karena itu mereka meminta vaksin ke dinas peternakan Provinsi Jatim dan Kementerian itu 20 ribu vaksin.

Bantuan atau pengadaan vaksin untuk Sapi pada Mei lalu.

Seharusnya November atau Desember dilakukan vaksin kembali.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved