Kamis, 21 Mei 2026

Berita Viral

Nasib 4 Anak Yatim yang Terlantar Ditinggal Ibunya Nikah Lagi, Ternyata Uang dari Polisi Diambil

Masih ingat kisah empat anak yatim di Kabupaten Serang, Banten, Jawa Barat yang terlantar ditinggal ibunya menikah lagi, kini nasibnya makin pilu.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Kolase TikTok
Nasib 4 Anak Yatim yang Terlantar Ditinggal Ibunya Nikah Lagi, Ternyata Uang dari Polisi Diambil 

SURYA.CO.ID - Masih ingat kisah empat anak yatim di Kabupaten Serang, Banten, Jawa Barat yang terlantar ditinggal ibunya menikah lagi, kini nasibnya makin pilu. 

Keempat anak yatim Dewi (11), Imas (9), Asep (7) dan Aulia (4) sempat mendapat bantuan uang dari Kompol Jajang Mulyana, Kasubdit Gasum Ditsamapta Polda Jawa Barat. 

Namun, rupanyua uang pemberian Jajang Mulyana untuk keempat anak yatim itu diambil oleh sang ibu. 

Hal itu terungkap setelah Jajang Mulyana menjawab pertanyaan salah seorang warganet. 

"Nanti pk polisi pulang takut nya beras semua bantuannya diminta ibuknya nanti," tulis salah seorang warganet di kolom komentar. 

"Betul pak sudah saya tanya pada anaknya ternyata uang yang saya kasih sama anak yatim diambil sama emak nya," balas Kompol Jajang Mulyaman. 

Ibu tak terima disebut menelantarkan 4 anak yatim 

Selama ini, Dewi tinggal bersama tiga adiknya, Imas, Aulia, dan Rahmat di rumah berdinding kayu. 

Ayah kandung mereka sudah meninggal dunia. 

Sementara ibunya menikah lagi dan tinggal bersama suami barunya. 

Meski sudah punya suami baru, sang ibu tidak membawa keempat anaknya. 

Dewi dan adik-adiknya tinggal di Kampung Cadas Ngerong RT 19/04, Desa Kadu Beureu, Kecamatan Pabuaran, Kota Serang, Banten. 

Sang ibu hanya datang ke rumah itu pada siang hari untuk mengirim makanan. 

Bukan makanan jadi, melainkan bahan makanan yang masih mentah  

Anak pertamanya, Dewi, harus memasak sendiri makanan untuk ia dan ketiga adiknya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved