Jumat, 17 April 2026

Tunnel Joyoboyo Resmi Dibuka, Wisatawan KBS Semakin Nyaman di Momen Libur Nataru

Terowongan pejalan kaki penghubung Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS), Tunnel Joyoboyo resmi dibuka Senin ini

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Tunnel Joyoboyo resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (23/12/2024). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terowongan pejalan kaki penghubung Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS), Tunnel Joyoboyo resmi dibuka, Senin (23/12/2024). 

Akses penghubung antara TIJ dan KBS mulai bisa dilalui pengunjung saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Proses peresmian dilakukan dengan pemotongan pipa dan penekanan bel oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri

Berlangsung di teras TIJ, proses peresmian turut dihadiri jajaran DPRD Surabaya bersama anggota Forkompinda.

"Dengan dibukanya tunnel ini, maka fasilitas umum berupa terminal dan wahana wisata favorit di Surabaya, yakni KBS, akhirnya terhubung," kata Wali Kota Cak Eri ditemui di sela peresmian tersebut, Senin.

Dengan memiliki terowongan bawah tanah, maka Surabaya semakin dekat dengan predikat kota berkelas dunia. 

"Kalau di negara-negara lain, seperti di Eropa, tunnel atau terowongan ini biasa dikerjakan," ujar Cak Eri yang juga mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

"Tunnel menunjukkan Surabaya sebagai kota yang ramah dengan pejalan kaki dan transportasi umum. Fasilitas menuju kota kelas dunia ini, akan terus ditambahkan di Surabaya," tutur alumnus doktoral pengembangan SDM Universitas Airlangga (Unair) ini.

Saat melewati tunnel, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai hewan koleksi KBS yang ditampilkan dalam video diorama. Nuansa tematik dihadirkan memanjakan mata yang melihat.

"Ketika lewat tunnel, bisa melihat video mapping yang akan bercerita soal KBS. Sehingga, sangat menyenangkan ketika berada di dalamnya," jelas Cak Eri.

Ia menambahkan, TIJ memiliki dua moda transportasi yang bisa diakses oleh pengunjung KBS. Yakni, kendaraan pribadi dan transportasi umum berupa bis, lyn hingga Wira-wiri.

"Untuk kendaraan pribadi, pengunjung bisa memarkirkan kendaraannya di TIJ. Sedangkan untuk transportasi umum, bisa juga langsung di TIJ bertemu dengan berbagai jenis angkutan," Cak Eri memaparkan.

Melalui terobosan ini, lanjut Cak Eri, pihaknya optimis jumlah pengunjung KBS akan meningkat. Kenyamanan dan keamanan pengunjung juga akan terjaga.

Selama proses awal, petugas diminta untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung di dalam tunnel. 

"Yang tidak kalah penting, kami berharap tunnel ini bisa menghilangkan parkir liar yang biasanya meresahkan pengunjung," tegas Cak Eri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved