Jumat, 17 April 2026

berita viral

Nasip Apes, Pemancing Di Bali Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh, Begini Kondisinya 

Saat ditemukan jasad Yoga tergeletak di bawah bale bengong, wajahnya bengkak dan lebam, bibir mengeluarkan darah.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Tribunnews
Pemancing tewas setelah tersambar petir saat tengah berteduh di Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Denpasar, Bali, Sabtu (14/12/2024). 

SURYA.CO.ID – Musim hujan menjadi perhatian sejumlah pihak untuk mengantisipasi, namun nasip berkata lain saat Yoga Dwita Anugroho (24) ini sedang berteduh karena hujan lebat.

Ia tewas setelah tersambar petir saat tengah berteduh di Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Denpasar, Bali, Sabtu (14/12/2024).

Saat ditemukan jasad Yoga tergeletak di bawah bale bengong, wajahnya bengkak dan lebam, bibir mengeluarkan darah.

Pakaiannya juga sudah robek-robek dalam posisi telentang.

Perbekel Sanur Kauh, I Made Ada mengatakan, awalnya sekitar pukul 15.30 Wit dia mendengar bunyi petir menggelegar dari rumahnya. 

Baca juga: Pria Kediri Tewas Tersambar Petir Saat Mencari Rumput di Ladang

Tak lama kemudian Made Ada menerima informasi dari seorang pedagang di Pantai Mertasari bahwa ada pemancing yang tersambar petir. 

"Dapat telepon saya ke lokasi bersama satpam salah satu hotel setempat dan tukang parkir, sudah melihat korban tergeletak di bawah bale bengong," jelasnya. 

Made Ada mengatakan, dirinya bersama satpam dan juru parkir sempat mendekati korban. 

Namun karena masih ada kilat, ia tidak berani mendekat ke lokasi. Sehingga, pihaknya menghubungi BPBD.

Korban diketahui sebelum hujan tengah memancing di kawasan pantai tersebut bersama kakaknya. 

Karena hujan deras, keduanya berteduh di balai bengong dekat lokasi memancing. 

Tiba-tiba petir terdengar dan menyambar tempat tersebut dan kakak beradik yang sedang berteduh. 

Yoga saat itu langsung terkapar, sementara kakaknya bisa menghindar ke Pura Tirta Empul. 

Kemungkinan menurut Made Ada, korban saat tersambar petir dalam posisi berdiri. 

Jenis pancing diperkirakan juga menggunakan karbon dengan HP masih menyala sehingga memicu petir. 

"BPBD Provinsi Bali akhirnya datang ke lokasi dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM)," paparnya.

 

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved