Techno

SUN Energy Gelar Green Future Summit 2024, Mitra Strategis Transformasi Hijau di Sektor Industri

Pemanfaatan EBT di sektor industri terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi. 

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/wiwit purwanto
Dengan Green Future Summit, SUN Energy berharap dapat mempercepat transformasi hijau di sektor industri 

SURYA.CO.ID SURABAYA – Transformasi hijau dalam rangka mengurangi emisi karbon kini tengah di dorong berbagai sektor.

Seperti sektor industri, sebagai penyumbang emisi terbesar, didorong untuk menerapkan konsep industri hijau, salah satunya melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Pemanfaatan EBT di sektor industri terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi. 

Tren ini tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga menawarkan efisiensi dalam operasional di industri. 

Di Jawa Timur, penetrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah mencapai 75,23 MW, menunjukkan potensi besar yang dapat dimanfaatkan.

SUN Energy, sebagai salah satu penyedia layanan EBT di sektor industri, memperkuat komitmennya untuk mempercepat adopsi energi surya di wilayah ini. 

Jawa Timur kini berkontribusi hampir 20 persen dari total pemasangan solar panel SUN Energy di seluruh Indonesia. 

Wilayah ini menjadi sentra strategis bagi SUN Energy dalam mengembangkan instalasi PLTS di sektor industri.

“Perkembangan energi surya di Indonesia saat ini telah berlangsung secara masif. Semakin banyak sektor industri yang sadar akan manfaat pemanfaatan EBT, khususnya energi surya, sebagai opsi renewable yang terjangkau,” kata Oky Gunawan, Chief of Sales SUN Energy, Senin (2/12/2024).

Dengan kapasitas proyek PLTS sebesar 175 MWp  yang telah dicapai pada tahun 2024 kata Oky, pihaknya terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi para pelaku industri. 

Salah satu inisiatif kami adalah menyelenggarakan Green Future Summit, yang dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat adopsi energi terbarukan di sektor industri. 

Acara ini akan berlangsung di tiga kota, yaitu Surabaya, Semarang, dan Jakarta,” ujar Oky.

Adopsi EBT, khususnya energi surya, juga didukung oleh ekosistem yang semakin memadai, termasuk regulasi dengan skema kuota dan keterjangkauan teknologi. 

Teknologi ini memainkan peran penting dalam efisiensi produksi PLTS bagi sektor industri. 

Sebagai salah satu mitra teknologi utama SUN Energy, Huawei Digital Power memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan implementasi solusi energi surya di sektor industri. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved