Sabtu, 11 April 2026

Berita Surabaya

Sosok Ning Tisa Buka Platfrom Aduan Layani Keluhan Warga Surabaya, Bebas Curhat

Berkolaborasi dengan Heart and Hope Foundation, Ning Tisa menemui warga di kampung Bendul Merisi Gang Lebar, Senin (2/12/2024).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Wiwit Purwanto

SURYA.CO.ID SURABAYA - Dengan duduk setengah bersimpuh, Fitria Febriantisa terus mendengarkan suara hati salah satu warga di Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Dengan penuh empati, Ning Tisa, sapaan Fitria Febriantisa terus mendengarkan keluh kesah warga.

Berkolaborasi dengan Heart and Hope Foundation, Ning Tisa menemui warga di kampung Bendul Merisi Gang Lebar, Senin (2/12/2024). Suasana penuh kekeluargaan menguat di balai pertemuan Bendul Merisi itu.

Warga yang didominasi emak-emak itu bebas curhat tentang persoalan yang mereka hadapi. Mulai persoalan ekonomi, kesehatan, pendidikan anak, hingga persoalan keluarga, dan banyak persoalan lain.

Dengan penuh kedekatan, Ning Tisa menghampiri seorang ibu yang baru saja ditinggal mati suaminya.

Tidak berhenti di situ, layanan kesehatan yang juga dirasakan warga harus makin optimal.

"Kami memang membuka diri apa pun tentang persoalan warga dengan tanpa sekat dan birokrasi. Apa pun bisa ngadu ke kami, ke Laporningtisa," ujarnya.

Bisa langsung juga lewat platform sosmed, terbuka dan penuh kekeluargaan.

Ning Tisa menegaskan tidak terima jika ada warga Surabaya yang mestinya mendapatkan haknya pada layanan publik terabaikan.

Selain rutin menemui warga, Perempuan cantik yang berprofesi sebagai lawyer coorporate ini juga membuka curhatan warga dengan label, Laporningtisa.

Keluhan dan laporan warga itu bisa disampaikan melalui platform SMS, whatsapp 085189350792,
facebook lapor ning tisa, instagram @lapor.ningtisa. Semua akan ditanggapi dan direaksi.

Perempuan lajang ini akan concern pada setiap persoalan yang dihadapi warga. Selanjutnya pihaknya dengan jaringan yang sudah terbangun akan menindaklanjuti. Termasuk juga dengan Pemkot Surabaya atau Pemerintah pusat.

"Antusiasme warga yang melapor ke Laporningtisa cukup antusias. Beragam persoalan. Tapi yang intens adalah persoalan perselisihan tanah warga. Termasuk perselisihan tanah warga dengan Pertamina," ucap Alumnus Hukum Universitas Muhammadiyah Solo ini.

Perempuan yang tinggal di Surabaya Utara ini makin dekat dengan warga. Bahkan saat melihat warga yang tidak bisa berjalan karena sakit, Ning Tisa terus memapah hingga di parkiran.

Ning Tisa yang juga founder Heart and Hope Foundation itu berkomitmen akan terus menebar manfaat kepada orang lain. Seperti yang dilakukan di Bendul Merisi dengan membagikan sembako dan makan gratis kepada warga.

Ia bertekad, aksi sosial dengan charity ini akan rutin digelar setiap jangka waktu tertentu. Bisa dua bulan sekali.

Perempuan itu ingin berbagi kebahagiaan dengan siapa pun yang membutuhkan. Lawyer perempuan cantik ini ingin memberi manfaat kepada warga Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved