Kamis, 23 April 2026

Pilkada Ponorogo 2024

Hasil Pilbup Ponorogo 2024, Pecahkan Mitos Tak Ada Bupati Dua Periode Berturut-turut?

Mitos Pilbup Ponorogo selalu muncul. Mitos itu menyatakan, bahwa bupati terpilih di Ponorogo bergantian antara wilayah timur dan barat Sungai Sekayu

|
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Pramita Kusumaningrum
Calon Bupati Ponorogo nomor urut 01, Ipong Muchlissoni dan Calon Bupati Ponorogo nomor urut 02, Sugiri Sancoko. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Pencoblosan Pilkada Ponorogo telah selesai, Rabu (27/11/2024).

Perhitungan suara di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati juga telah selesai.

Lalu bagaimana hasilnya? Apakah mitos orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo bergantian antara etan kali dan kulon kali terjawab dalam Pilbup Ponorogo ini.

Mitos tersebut menyatakan, bahwa bupati terpilih di Ponorogo bergantian antara wilayah timur dan barat Sungai Sekayu, yang membelah Ponorogo menjadi dua bagian. 

Juga ada mitos, tidak ada bupati Ponorogo dua periode berturut-turut.

Dari data yang dihimpun, Cabup Ipong Muchlissoni menang di TPS 006 Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.

Paslon nomor urut 01, Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Ndaru mendapatkan  276 suara.

Sedangkan untuk Paslon nomor urut 02, Sugiri Sancoko-Lisdyarita mendapatkan 123 suara. 10 suara tidak sah.

Sementara, Cabup Sugiri Sancoko di TPS 002 Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo Kota, Kabupaten Ponorogo, menang telak.

Di mana paslon nomor urut 01, Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Ndaru mendapatkan  65 suara. 

Untuk paslon nomor urut 02, Sugiri Sancoko-Lisdyarita mendapatkan 303 suara. Sedangkan tidak sah 16 suara. 

Sekedar diketahui, mitos Pilbup Ponorogo selalu muncul. Mitos itu menyatakan, bahwa bupati terpilih di Ponorogo bergantian antara wilayah timur dan barat Sungai Sekayu, yang membelah Ponorogo menjadi dua bagian. 

Misalnya, pada Pilkada 2005, Muhadi Suyono yang berasal dari Kelurahan Mangkujayan (etan kali) terpilih sebagai Bupati Ponorogo, kemudian digantikan oleh Amin dari Kecamatan Kauman (kulon kali) pada 2010. 

Kemudian Pilkada 2015, Ipong Muchlissoni dari Patihan Wetan (etan kali) memenangi kontestasi menggantikan Amin.

Pola ini terus berlanjut hingga Pilkada 2020, di mana Sugiri Sancoko dari Kecamatan Sampung (kulon kali) mengalahkan Ipong Muchlissoni (etan kali).

Lalu juga mitos tidak ada Bupati Ponorogo dua periode berturut-turut bisa memimpin bumi reog. Hal tersebut juga terbukti selama 2005 hingga 2020.

Misal, Muhadi yang terpilih pada Pilkada 2005. Namun dia maju kembali sebagai petahana 2010. Muhadi yang kala itu itu berpasangan dengan Yusuf, gagal terpilih. 

Saat itu, pemenangnya adalah Amin yang berpasangan dengan Yuni Widyaningsih.

Kemudian 2015, Petahana Amin maju kembali. Saat itu, Amin yang berpasangan dengan Agus Widodo harus mengakui kekalahan. Dimana Ipong Muchlissoni bersama Soedjarno menang.

Juga pada 2020 lalu, Ipong Muchlissoni sebagai petahana keok melawan Sugiri Sancoko

Sebenernya Pilkada 2024 ini adalah pertemuan kedua Ipong dan Sugiri.

Lalu bagaimana dengan hasil Pilkada 2024? Akankah mitos terpecahkan?

“Kalau tentang mitos, kami tidak percaya, sulit. Percaya kok itu mitos. Jadi itu mitos saya percaya saja,” ungkap Cabup nomor urut 01, Ipong Muchlissoni, Rabu (27/11/2024).

Ditemui setelah mencoblos, Ipong menjelaskan sangat optimis dengan kontestasi Pilkada kali ini. 

“Saya yakin menang tebal,” kata Ipong.

Sementara, Cabup nomor urut 02, Sugiri Sancoko mengaku mitos pada Pilkada Ponorogo hanya kebetulan.

“Mitos bakal terpecahkan? Bukan mitos, tapi kebetulan,” papar Sugiri.

Terlebih dia untuk maju kedua kalinya tetap menggandeng wakil yang sama, Lisdyarita

“Sudah tidak ada lagi mitos 2 periode, menuju Ponorogo Hebat Martabat,” urainya.

“Sangat optimis, segalamya kami serahkan kepada Tuhan, dengan berbagai upaya selama kampanye kemarin,” pungkasnya.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved