Berita Viral

Geram Lihat Petugas Lapas Malah Dimutasi Usai Viralkan Pesta Narkoba Napi, Hotman Paris Tantang Ini

Kasus petugas lapas malah dimutasi usai viralkan pesta sabu napi memantik reaksi keras dari Hotman Paris. Beri tantangan ini.

kolase instagram
Hotman Paris dan Robby Adriansyah, Petugas Lapas Malah Dimutasi Usai Viralkan Pesta Narkoba Napi. 

Tak hanya itu, Robby Adriansyah bahkan sampai meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto atas kasus yang menimpanya tersebut. 

"Bapak Presiden Prabowo Subianto, bantu saya pak, ini emosi saya sudah gak tahan ini pak, saya sampai meneteskan air mata demi Indonesia maju bapak, tidak demi kepentingan pribadi, saya berani maju karena saya merasa benar, saya yakin bapak Parbowo membela yang benar," bebernya. 

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan sempat menyebut, petugas lapas Robby Adriansyah sedang kecanduan narkoba saat tugas di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). 

Namun, Robby membantah pernyataan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel tersebut. 

Lewat video yang disebar melalui media sosial, Robby Adriansyah menyampaikan klarifikasinya. 

"Video ini saya tujukan kepada Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel yang berargumen di media bahwa saya dibilang masih positif (narkoba) di Rupbasan," kata Robby pada video yang dilihat TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Sabtu (16/11/2024). 

Robby juga meminta pimpinannya itu bisa memberikan bukti dirinya disebut positif narkoba. 

"Tolong Bapak jelaskan, buktinya mana? Positif apa? Kenapa Bapak tidak langsung tunjukkan ke media, berikan info, apakah saya positif sabu, ekstasi, metamin atau amfetamin atau marijuana? Saya benar positif, tapi positif benzo," tutur Robby. 

Robby mengaku dirinya memang mengonsumsi obat penenang Benzo. 

Diketahui obat Benzo tesebut biasanya digunakan dalam pengobatan gangguan kecemasan atau serangan panik. 

"Saya ada riwayat penyakit. Saya diberi obat oleh dr. Abdullah Shahab di Rumah Sakit Ernaldi Bahar," ungkap Robby. 

Lebih lanjut petugas lapas tersebut mengatakan pimpinannya menyudutkan dan merugikan nama baiknya. 

"Saya menyebar video ini demi Lembaga Pemasyarakatan yang saya cintai ini. Semoga lembaga ini harum dan dipercaya 100 persen oleh masyarakat." 

"Tolonglah bicara kebenaran. Dan juga ingat, saya memviralkan video (warga binaan berpesta) itu bertujuan yang saya bilang tadi (demi kebaikan Lembaga Pemasyarakatan)." 

"(Seharusnya) yang dibahas di video itu, apa adanya. Jangan bahas tentang biografi saya. Saya akui pernah direhabilitasi dua kali, tapi itu masa lalu saya," tutur Robby menyesalkan tuduhan yang dialamatkan padanya" paparnya. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved