Selasa, 7 April 2026

Berita Viral

Kisah Aiptu Mardiyanto Mengajar Anak Nelayan Selepas Dinas, Ajarkan Membaca dan Berhitung Gratis

Di tengah kesibukan sebagai anggota polisi, Aiptu Mardiyanto menjalankan rutinitas mengajar anak-anak nelayan di Dusun Bajo, Buton, Sulawesi Tenggara

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kompas.com
Aiptu Mardiyanto 

SURYA.CO.ID - Di tengah kesibukan sebagai anggota polisi, Aiptu Mardiyanto tetap menjalankan rutinitas mengajar anak-anak nelayan di Dusun Bajo, Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Hal tersebut dilakukan selepas dinas sebagai Kanit Binmas Polsek Lasalimu.

Pada Senin (11/11/2024) sore, ia kembali mendatangi Dusun Bajo, Desa Benteng, Kecamatan Lasalimu.

Anak-anak suku Bako yang awalnya bermain di depan sebuah rumah kayu, tiba-tiba semringah ketika melihat kehadiran Aiptu Mardiyanto.

“Om polisi datang!! Om polisi, tadi saya pergi ke sekolah,” seru salah satu anak. 

“Om polisi datang! Om polisi, tadi saya pergi ke sekolah,” teriak yang lainnya menyambut kedatangan anggota polisi tersebut.

Mardiyanto datang sembari membawa beragam buku dongeng dan buku tulis baru untuk anak-anak.

“Kami di sini selalu mengajarkan membaca sama Om Polisi. Saya suka kalau om polisi datang karena banyak buku baru,” ungkap Cimong, seorang anak yang ditemui di rumahnya, dikutip dari Kompas.com.

Cimong mengatakan, saat ini dirinya sudah bisa membaca berkat ajaran Mardiyanto.

Mardiyanto tampak serius ketika mengajarkan anak-anak membaca dan berhitung.

Ia mengajarkan satu per satu cara berhitung dengan cepat.

Aktivitas itu pun telah dilakukannya sejak akhir tahun 2022.

“Pertama kali datang ke sini (Dusun Bajo), saya melihat kondisi anak-anak di sini, kurang aktif dalam memperoleh pembelajaran, termasuk kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya pendidikan bagi anak,” kata Mardiyanto.

Mardiyanto berinisiatif untuk selalu hadir sambil membawa buku-buku dongeng dan berhitung untuk anak-anak suku Bajo.

Selain mengajarkan membaca dan bergitung, Aiptu Mardiyanto pun membagikan buku tulis dan pena kepada puluha anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved