Selasa, 2 Juni 2026

Berita Viral

Sosok Andi Amran Sulaiman, Mentan yang Minta Pejabat BUMN Dicopot Imbas Petani Tak Terima Pupuk

Inilah sosok Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) yang minta pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pupuk Indonesia, dicopot.

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Youtube
Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) 

SURYA.CO.ID - Inilah sosok Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) yang minta pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pupuk Indonesia, dicopot.

Bermula ketika Andi Amran mendapatkan aduan dari seorang kepala desa di Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat itu Andi Amran menghadiri acara Gerakan Nasional Pangan Merah Putih Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan di Lapangan kementrian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Turut hadir pula Direktur Utama PT Pupuk Indonesi Rahmad Pribadi dan perwakilan kepala desa dari berbagai daerah.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Sulawesi Tenggara, La Ode Alwi Hadiatul menjelaskan, awalnya Andi Amran memanggil beberapa kepala desa untuk naik ke panggung.

Satu di antaranya adalah Kepala Desa Marobea, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, Muslimin Salim.

Muslimin datang ke Lapangan Kementan bersama empat kepala desa lainnya, termasuk La Ode.

Ketika dipanggung Muslimin menyampaikan masalah keterbatasan kuota pupuk kepada petani di wilayahnya.

“Masalahnya adalah pertama keterbatasan kuota pupuk. Jadi, ingin kami sampaikan bahwa satu petani itu paling banyak mendapatkan tiga pupuk,” ujar Muslimin.

Andi Amran meminta Rahmad mendekat kepada dirinya dan memerintahkan agar pejabat yang tidak bisa membuat penyaluran pupuk lancar kepada petani supaya dicopot.

“Sudah copot deh copot. Cek masing-masing yang tidak sampai aku minta kabarnya dicopot,” ujar Amran.

Amran mengatakan, perintahnya untuk mencopot terkait masalah pupuk tidak bisa ditawar.

Ia juga memerintahkan pengecekkan penyaluran pupuk di daerah kepada kepala desa. 

Jika terjadi masalah dalam penyaluran pupuk, Amran mengancam akan mencopot pejabat terkait. 

“Bapak kepala desa sabar, yang dicek nanti yang bermasalah. Insyaallah manajernya dicopot,” ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved