Selasa, 28 April 2026

Berita Tulungagung

PDIP Terus Menunggu Nama Ketua DPRD Tulungagung dari DPP, DPC Berharap Tak Hambat Pembentukan AKD

Akibat belum ada nama ketua dari PDIP maka pelantikan pimpinan definitif DPRD Tulungagung belum bisa dilaksanakan

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Sidang paripurna pertama DPRD Tulungagung periode 2024-2029 dilaksanakan dengan pimpinan sementara. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, PDI Perjuangan (PDIP) berhak atas kursi ketua DPRD Tulungagung. Tetapi sekarang pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Tulungagung terhambat karena PDIP belum menyerahkan nama untuk jabatan ketua.

Akibat belum ada nama ketua dari PDIP maka pelantikan pimpinan definitif DPRD Tulungagung belum bisa dilaksanakan. 

Dampaknya pun meluas karena selain pembentukan AKD molor, DPRD Tulungagung juga belum bisa melakukan pembahasan APBD 2025. 

Plt Ketua DPC PDIP Tulungagung, Erma Susanto mengaku penunjukan nama untuk menjabat Ketua DPRD Tulungagung sepenuhnya wewenang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. 

“Semua proses rekomendasi dari usulan DPC lewat DPD dikirim ke DPP. DPP yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan,” jelas Erma, Rabu (23/10/2024).

Erma menambahkan, pihaknya juga menunggu nama yang ditunjuk oleh DPP. Pihaknya juga sudah melapor ke DPP agar nama untuk jabatan ketua DPRD Tulungagung segera diputuskan. 

Meski begitu Erma berharap belum adanya nama dari PDIP ini tidak menghambat proses pembentukan AKD di DPRD Tulungagung.“Karena secara informal fraksi-fraksi sudah ketemu. Lobi-lobi antar fraksi sudah dilakukan terkait komposisi AKD,” tambahnya. 

Hasil pembahasan informal ini tinggal diformalkan saat pimpinan definitif dewan sudah dilantik. Selain itu fraksi-fraksi juga bisa membahas Tata Tertib (Tatib) sebagai aturan main. 

Erma mengaku sudah menginstruksikan anggota Fraksi PDIP untuk mengajak fraksi lain membentuk Pansus Tatib. “Diskusi dan pembahasan bisa jalan, jadi tidak menghambat prosesnya,” tegasnya.

Sebelumnya DPC PDIP telah mengusulkan 3 nama untuk menduduki jabatan Ketua DPRD Tulungagung.  Namun Erma menolak menyebut nama-nama yang sudah diusulkan ke DPP ini.

Lambatnya penunjukan nama ini dipastikan bukan karena masih ada lobi-lobi untuk memperebutkan kursi pimpinan dewan. “Tidak hanya Tulungagung, beberapa daerah juga belum. Karena saat ini konsentrasinya terpecah untuk urusan Pilkada,” pungkas Erma. 

Sebelumnya DPRD Tulungagung menggelar paripurna pertama, masih dengan pimpinan sementara, Senin (21/10/2024). Sidang paripurna ini mengumumkan pembentukan fraksi di DPRD Tulungagung, serta 3 wakil ketua dewan. 

Tiga nama yang diumumkan adalah nama wakil ketua DPRD Tulungagung dari Partai Gerindra, PKB dan Partai Nasdem. Partai Gerindra menunjuk Ebin Sunaryo, PKB menunjuk Abdullah Ali Munib dan Nasdem menunjuk Sabar.

Sabar yang juga mantan Kepala Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang mendapat suara terbanyak pada Pileg 2024 di Tulungagung. Ia bersaing di Dapil Tulungagung 5, meliputi Kecamatan Sendang, Gondang dan Pagerwojo dengan perolehan 11.182 suara. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved