Kabinet Prabowo Gibran

Menteri Prabowo Kebingungan Cari Kantor

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku masih belum mengetahui akan berkantor dimana

Editor: Fatkhul Alami
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Kabinet Merah Putih sebelum berfoto bersama usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). Presiden Prabowo Subianto resmi melantik ke-53 dan kepala badan negara setingkat menteri dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. 

Diketahui Presiden Prabowo Subianto telah melantik jajaran menteri dan wakil menteri pada Senin (21/10). Terdapat 48 menteri dan 56 wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Mayor Teddy sebagai Seskab

Presiden Prabowo Subianto melantik ajudannya, Mayor TNI Teddy Indra Wijaya menjadi Sekretaris Kabinet (Seskab). Teddy dilantik paling pertama oleh Prabowo, bersamaan momen pelantikan wakil menteri (wamen).

"Penandatanganan berita acara, satu, Saudara Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet," ujar deputi Setneg di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/1014).

Usai jadi Seskab Teddy lantas maju ke depan untuk menandatangi penunjukannya sebagai Seskab. Setelah itu, Teddy memberikan hormat kepada Prabowo sebelum kembali ke tempatnya. Teddy juga disumpah oleh rohaniawan setelah menduduki posisi Seskab. Adapun penunjukan Teddy ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 143/P/2024 tentang Pengangkatan Sekretaris Kabinet.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menegaskan, ajudan Presiden Prabowo Subianto, Mayor Teddy Indra Wijaya tidak perlu mundur dari dinas kemiliterannya usai menjadi Sekretaris Kabinet (Seskab). Hasan menyebut jabatan Seskab bisa diduduki militer aktif.

 "Tidak harus mundur dari militer. Jabatan tersebut bisa diemban oleh militer aktif. Sama seperti Sekretaris Militer Presiden, juga bisa diemban oleh militer aktif," ujar Hasan kepada wartawan, Senin (21/10/2024).

Hasan menjelaskan, di dalam Perpres terbaru, Seskab ditempatkan sebagai Eselon II. Kini, posisi Seskab berada di bawah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), tidak setingkat menteri. Pangan Lokal dan Religiositas Artikel Kompas.id Pangan Lokal dan Religiositas

 "Seskab dalam Perpres terbaru ditempatkan sebagai ASN eselon II di bawah Menteri Sekretaris Negara," imbuhnya.

Sementara peneliti Celios, Hanif Imaduddin, menyatakan bahwa anggaran untuk gaji dan tunjangan menteri serta wakil menteri pada era Jokowi diperkirakan mencapai Rp 387,6 miliar per tahun. Dengan penambahan jumlah menteri di kabinet Prabowo, anggaran tersebut diprediksi meningkat menjadi Rp 777 miliar.

"Kerugian negara akibat fenomena ini tidak hanya sebatas pemborosan fiskal, tetapi juga memperlebar angka ketimpangan," ungkap Hanif.

Hanif juga menyoroti bahwa meskipun gaji menteri relatif kecil, posisi ini dapat memberikan dampak ekonomi yang luas, seperti peningkatan nilai saham perusahaan yang dimiliki oleh menteri. "Ini dapat dilihat sebagai manfaat dari akses kekuasaan," tambahnya.

Prabowo berargumen bahwa sebagai negara besar, Indonesia memerlukan banyak menteri untuk mengelola pemerintahan secara efektif. Namun, Hanif mencatat bahwa negara-negara seperti Amerika Serikat, yang memiliki populasi sekitar 346 juta, hanya memiliki 15 kementerian.
China, dengan populasi lebih dari 1,4 miliar, memiliki 21 kementerian.

"Banyaknya jumlah menteri bukanlah cara untuk meningkatkan efisiensi," tegas Hanif.

Director of Fiscal Justice Celios, Media Wahyudi Askar, mengungkapkan bahwa jabatan strategis di pemerintahan, termasuk menteri, cenderung dibagikan berdasarkan kepentingan politik, bukan meritokrasi.

Halaman
123
Sumber: Surya Cetak
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved