Sabtu, 16 Mei 2026

Pilkada Pasuruan 2024

APK Diduga Dirusak, Tim Pemenangan MUDAH Doakan Pelakunya Sadar dan Berpolitik Santun

Wakil Ketua Tim Pemenangan Gus Mujib-Ning Wardah (MUDAH), Yusuf Daniyal, menyesalkan tindakan pencopotan dan penurunan beberapa APK pasangan MUDAH.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
galih lintartika/surya.co.id
Wakil Ketua Tim Pemenangan Bidang Kampanye Pasangan Gus Mujib-Ning Wardah (MUDAH), Yusuf Daniyal. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Wakil Ketua Tim Pemenangan Bidang Kampanye Pasangan Gus Mujib-Ning Wardah (MUDAH), Yusuf Daniyal, menyesalkan tindakan pencopotan dan penurunan beberapa Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan yang diusungnya.

Menurutnya, alasan apapun, tindakan pencopotan atau penurunan APK Pilkada Pasuruan 2024 itu dibenarkan oleh undang-undang, sebab yang berhak menurunkan atau mencopot APK adalah instansi yang berwenang.

"Ini adalah masa kampanye dan setiap paslon punya hak yang sama untuk memasang sekaligus menyebarkan APK, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Insyallah, dari pasangan MUDAH juga tidak ngawur atau tidak sembrono dalam memasang APK. Tapi, jujur kami sangat menyayangkan sekali, APK yang kami pasang ini dicopot dan dibuang,” katanya, Kamis (10/10/2024).

Danil, sapaan akrabnya menyebut, dari beberapa laporan tim di lapangan, APK berupa banner dengan berbagai macam ukuran di beberapa titik dicopot, misalnya saja di depan Kantor DPRD.

Ada lagi laporan pencopotan dan bahkan pengerusakan APK bergambar pasangan MUDAH di wilayah timur.

Sekali lagi, Danil mengaku sangat prihatin dengan tindakan yang tidak bertanggung jawab seperti ini.

“Kami tidak mau berspekulasi atau suudzon dengan menuduh siapa yang merusak APK milik pasangan MUDAH. Tapi tindakan ini merusak proses politik yang saat ini sedang berjalan,” sambungnya.

Kendati demikian, Danil juga menyebut mungkin ini juga bagian dari proses pendewasaan berpolitik.

Ia mendoakan siapapun yang melakukan pencopotan dan bahkan pengerusakan APK diberikan kesadaran.

“Saya doakan bagi siapa saja yang diduga dengan sengaja mencopot, merusak APK pasangan MUDAH diberi sadar untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan tetap bisa santun dalam berpolitik.” terangnya.

Berbeda pilihan dalam proses politik itu adalah hal yang biasa dan jangan dijadikan hal itu sebagai masalah.

Karena yang terpenting adalah persauadaran selamanya, sesama masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Maka dari itu, saya mengajak semuanya untuk kembali ke jalan yang benar, berpolitik riang gembira, berpolitik santun, damai dan sejuk. Bisa menghargai sesama tanpa saling merusak APK,” tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved