Sabtu, 11 April 2026

Pilwali Kota Madiun 2024

Belum Adu Program, 3 Paslon Pilwali Kota Madiun Makna dan Harapan di Balik Nomor Urutnya

Di depan awak media, cawali Inda Raya mengungkapkan, pihaknya mengajak masyarakat bersatu dan berjuang bersama-sama

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Deddy Humana
surya/Febrianto Ramadani (Febrianto)
Tiga paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun berfoto usai Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut, yang digelar KPU Kota Madiun di The Sun Hotel, Senin (23/9/2024) malam. 

SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Tiga pasangan calon (paslon) dipastikan bertarung dalam Pilwali Kota Madiun, usai mendapatkan nomor urut pada pengundian yang digelar KPU Kota Madiun, Senin (23/9/2024) malam.

Ketiga Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali (Cawali-Cawawali) Kota Madiun memiliki filosofi yang berbeda dari nomor yang didapatkan.

Pasangan Inda Raya-Aldi Dwi Prastianto dengan akronim Dadi mendapat nomor urut 1. Kemudian Maidi-F Bagus Panuntun alias Madiun mengantongi nomor urut 2. Dan paslon Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan atau Bonus meraih nomor urut 3.

Di depan awak media, cawali Inda Raya mengungkapkan, pihaknya mengajak masyarakat bersatu dan berjuang bersama-sama. "Tentunya demi mewujudkan Kota Madiun yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya,” ujar Inda Raya saat ditanya makna angka 1.

Tak ketinggalan Maidi juga  menyampaikan penilaiannya terhadap nomor urut 2. Bagi Maidi, angka tersebut memiliki arti melanjutkan pembangunan di Kota Madiun.

“Mudah-mudahan dengan nomor urut 2 akan membawa kesejahteraan Masyarakat Kota Madiun. Serta menjadi kota yang disegani kota-kota lain,” ucap Maidi.

Pandangan unik diutarakan Bonie Laksmana. Pada kesempatan yang sama, pihaknya tetap optimistis meski mendapatkan nomor urut 3.

Menurutnya, angka 3 menggambarkan seorang lakon atau pelaku utama, yang selalu menang dan menjadi happy ending di bagian penutup cerita.

“Dalam konteks berwudhu pada agama Islam, satu kali dua kali boleh sah. Tetapi untuk kesempurnaan dilakukan tiga kali,” ucapnya.

“Demikian juga pada konteks kebangsaan, sila ketiga dari Pancasila adalah persatuan Indonesia. Kami ingin merangkul semua elemen, golongan, atau perbedaan yang ada di Kota Madiun untuk menjadi satu kekuatan besar,” tuntasnya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved