Berita Olahraga
Audisi Umum PB Djarum 2024, Gerbang Awal Menuju Pebulutangkis Dunia
Susy Susanti kembali turun gunung sebagai Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2024 yang bergulir mulai 10 September
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BATU - Legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti kembali turun gunung sebagai Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2024 yang bergulir mulai 10 September hingga 14 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Kedatangannya untuk memantau ribuan bakat dan potensi para peserta yang datang dari Pulau Sumatera sampai Papua.
Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 sektor tunggal putri tersebut menilai, animo peserta di tahun ini menjadi angin segar bagi kejayaan bulutangkis Indonesia, untuk meneruskan tongkat estafet prestasi gemilang yang sudah dicapai pendahulu.
“Yang membuat saya dan tim senang adalah tingginya animo juga dibarengi dengan teknik peserta yang merata dari berbagai sektor, serta tidak hanya mereka yang datang dari pulau Jawa saja, tapi juga yang di luar pulau Jawa pun cukup mencuri perhatian. Ini tentu menjadi tren positif agar regenerasi bulutangkis tetap terjaga,” kata Susy Susanti, Jumat (13/9/2024).
Lebih lanjut, Juara All England 1990, 1991, 1993, dan 1994 tersebut juga mengapresiasi perjuangan para peserta yang mengikuti Audisi Umum PB Djarum lebih dari satu kali.
Menurutnya, hal itu selaras dengan kriteria atlet yang ia bidik, yaitu bukan hanya sekadar pemain tapi merupakan petarung.
Satu hari jelang final Audisi Umum, Susy juga sudah mengantongi beberapa kandidat peraih Super Tiket.
“Kriteria utama yang pasti kemampuan teknik, footwork, cara bermain, daya juang, dan jiwa petarung. Saya senang sekali karena di tahun ini banyak peserta memiliki jiwa petarung yang sangat baik, itu jadi sebuah modal. Mereka yang sudah ikut Audisi Umum lebih dari satu kali, punya elemen itu. Semangat dan perjuangan menjadi modal karena sudah merasakan bagaimana susahnya mencapai impian. Karena mereka menganggap kegagalan itu bukan menjadikan patah semangat tapi justru belajar dari itu,” ujarnya.
Sedangkan Ganda Campuran peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad juga terlibat lagi sebagai Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum.
Mereka sepakat ini merupakan salah satu upaya menjaga mata rantai ekosistem bulutangkis Tanah Air.
Sebab, atlet segudang prestasi bukan lahir dengan cara instan, namun melewati perjuangan dan perjalanan panjang yang dimulai dari pembinaan sejak usia belia.
“Ini sebagai bentuk kontribusi kami untuk bulutangkis Indonesia. Dengan pengalaman dan insting yang kami punya semoga bisa bermanfaat. Yang paling penting untuk regenerasi bulutangkis agar terus berlanjut dan jangan sampai terputus. Terutama medali Olimpiade itu tren positifnya harus terjaga. Nah itu kan dimulai dari perekrutan seperti ini, sampai lanjut ke Sirnas, bergabung pelatnas, baru kans sebagai juara dunia. Kita yang bertugas untuk jeli melihat calon-calon juara berikutnya,” jelas Liliyana Natsir.
“Jika sebelumnya kami sebagai atlet memberi sumbangsih untuk Indonesia dengan cara memberi medali, sekarang adalah terlibat untuk proses mencetak atlet yang menjadi calon juara dunia. Yang terpenting harus dimiliki peserta sudah pasti teknik, tapi tak kalah krusial juga motivasi dan daya juang. Fight itu harus dari diri sendiri. Kami senang di 2024 ini banyak menemukan jiwa petarung yang kita butuhkan,” timpal Tontowi.
Sementara itu salah satu peserta audisi, Kheindra El Pramudianta mencoba memulai mimpinya menjadi pebulutangkis dunia dengan mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2024.
Peserta asal Blitar, Jawa Timur tersebut baru mengikuti proses seleksi tahun ini dan berharap bisa meraih Super Tiket.
Atlet berusia 12 tahun ini mengaku menyesal tidak ikut seleksi di tahun-tahun sebelumnya.
Sebab menurutnya, melalui Audisi Umum PB Djarum 2024 ini banyak sekali pembelajaran dan pengalaman berharga yang Kheindra dapat.
Tidak hanya mendapat lawan bertanding yang kuat, tapi juga bisa bertemu idola bulutangkis yang ia kagumi.
“Selama mengikuti rangkaian Audisi Umum saya bertemu dengan lawan-lawan yang memiliki kualitas bermain cukup baik. Selain itu juga ketemu teman-teman baru dan bisa melihat langsung idola mulai dari Liliyana Natsir sampai Kevin Sanjaya,” tutur Kheindra.
Dengan menginjakkan kaki ke GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah ia optimistis langkahnya menjadi atlet bulutangkis profesional tidak akan sia-sia.
Kheindra sangat berharap mampu melaju ke tahap karantina dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan dua tahun terakhir.
“Saya sangat ingin menjadi pemain kelas dunia, jadi harus optimistis mampu mendapatkan Super Tiket, menjalani karantina dengan baik, sampai diterima menjadi atlet PB Djarum. Saya yakin dengan bergabung dengan klub ini merupakan awal terbaik untuk mengejar mimpi saya itu,” bebernya .
Audisi Umum PB Djarum 2024 diikuti oleh 1.966 peserta yang menyasar tiga kategori usia, yaitu U-11, KU11 serta KU12 putra dan putri.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Murbianto Adi Siap Bawa Prestasi Esport Jawa Timur |
![]() |
---|
PORWAPROV 1 Jatim 2024 Tandingkan 7 Cabor di Unesa |
![]() |
---|
Bulutangkis Antar Media 2024 di Surabaya Diikuti 134 Atlet, Perempat Final Hari Ini |
![]() |
---|
Lamongan Geber Pembibitan Atlet Balap Sepeda |
![]() |
---|
Ratusan Peserta Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2024 di Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.