Berita Entertainment

Perjuangan Baim Cilik usai Tak Dinafkahi Ayahnya, Hasil Kerja Keras Sejak Usia 3 Tahun Ludes

Lama tak terdengar kabarnya, Baim kembali muncul dengan pengakuan yang mengejutkan terkait kehidupannya. Begini katanya

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kolase ist
Baim Cilik beranjak dewasa 

Baim menyebut semua usahanya dari hasil kerja kerasnya sendiri.

"Enggak. Aku kambing enggak ada modal dari dia," ungkap Baim.

"Aku sampai jual susu di pinggir jalan. Waktu awal-awal diajak (bisnis) kambing, sumpah," kata Baim.

Baim yang dulu berbisnis kambing kontes memutuskan untuk berganti menjadi bisnis susu kambing dan kambing kurban dengan alasan perputaran uang yang lebih cepat.

"Itu lumayan waktu itu. Aku jual di pinggir jalan, cuma kayak bagasi mobil buka, kasih meja," ungkap Baim. 

"Tapi Covid kan, Covid orang butuh susu kambing kan. Zaman Covid dapat Rp 200.000 aja seneng banget. Siapa sih yang enggak struggle pas Covid," lanjutnya.  

Bisnis itu disebut dijalani Baim bersama kakaknya, Akbar Khalil Alkatiri atau Abay.

"Abay itu yang jalanin bisnis kambing. Abay yang jalan semua," kata Baim.

"Abay itu, aku enggak bisa hidup kalau enggak ada Abay. Semua Abay," sambung Baim.

Harta Ludes

Masih harus bekerja keras walaupun sudah bekerja sejak usia tiga tahun, Baim tak pernah mau mempersoalkan kemana perginya semua uang hasil kerja kerasnya dulu.

"(Puluhan miliarnya) enggak tahu. Aku enggak pernah, bahkan aku loh enggak pernah ngungkit duit itu," ucap Baim.

"Kalau aku ungkit, dia pasti diem. Malah marah ujung-ujungnya dia," lanjut Baim.

Baim saat ini hanya ingin ayahnya bertanggung jawab, setidaknya berbicara tentang masalah yang sedang dihadapi.

"Aku enggak pernah nge-judge, aku enggak pernah mempermasalahkan gaya hidup dia," tutur Baim. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved