Rabu, 3 Juni 2026

Gerindera Tegaskan Prabowo Terbuka ke PDIP Masuk Kabinet

Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak menutup pintu bagi PDI Perjuangan untuk bergabung ke kabinet

Tayang:
Editor: Fatkhul Alami
kompas.com
Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak menutup pintu bagi PDI Perjuangan untuk bergabung ke kabinet 

SURYA.co.id | JAKARTA  - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan, presiden terpilih Prabowo Subianto tidak menutup pintu bagi PDI Perjuangan untuk bergabung ke kabinet Prabowo kelak. 

Sara menyatakan, Prabowo ingin mengajak semua pihak bergabung ke pemerintahannya agar tidak ada satu kelompok pun yang tertinggal.

"Karena Pak Prabowo seperti waktu di akhir rapimnas yang lalu di apel kader menyampaikan, 'Kita harus bisa maju ke depan bersama. Tak ada satu pun yang ingin ditinggal. Bahkan kalau bisa semuanya bergabung, ayo, karena itu budaya Indonesia'," ujar Sara di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (8/9). 

"Tak pernah pintu ditutup ya (untuk PDI-P)," kata Sara menegaskan.  "Apapun kepentingan dari satu, dua, tiga pihak, bagi beliau siapapun yang ingin bergabung, dan itu kenapa pintu selalu dibuka, mau itu warnanya dari manapun, mau itu kemarin bersebrangan ataupun tidak, semua harus bersama-sama," kata dia.

Sara melanjutkan, Prabowo juga memandang kebersamaan adalah kunci untuk bisa mencapai Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, ia berharap agar para pemimpin di Indonesia dapat bersatu.

"Karena itu adalah kunci. Beliau selalu menekankan kunci Indonesia bisa Indonesia Emas 2045 hanya kalau kita, terutama pemimpin-pemimpinnya, bersatu," ujar Sara.

Untuk diketahui, PDI-P sampai saat ini belum menyatakan bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran untuk lima tahun ke depan. Sementara itu, partai-partai politik yang tidak mengusung Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden 2024 satu per satu sudah merapat ke Koalisi Indonesia Maju pengusung Prabowo-Gibran.

Partai-partai yang merapat itu, antara lain, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Sahroni Ketua Tim Pemenangan 

Ahmad Sahroni resmi menjabat Ketua Tim Sukses Ridwan Kamil-Suswono di pilkada Jakarta tahun 2024. Bendahara Umum Partai Nasdem tersebut mengaku ditunjuk jadi Ketua Tim Sukses saat tengah malam.
Sahroni mengatakan penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.  

"Tadi malam Pak Dasco telepon. Menyampaikan itu, tentang untuk jadi ketua tim sukses Ridwan Kamil," kata Sahroni, Minggu(8/9).

Sahroni mengatakan bahwa saat ini dirinya belum ada gambaran langkah-langkah yang akan dibuatnya untuk memenangkan RK-Siswono di Pilkada Jakarta 2024. "Belum, belum (Ada gambaran). Saya belum ketemu dengan yang lain. Karena Pak Dasco dari malam telepon setengah 12, sudah menyampaikan. Jadi belum ada koordinasi lebih lanjut," terangnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Alhabsyi mengatakan bahwa hal itu merupakan langkah positif, karena Sahroni dinilainya paham 'peta' Jakarta.

 "Beliau memahami mapping Jakarta paling tidak Utara. Saya pikir itu kesempatan momentum untuk ambil peluang. Dan beliau sudah biasa dengan ASC-nya, dengan apapun, sebab Emil perlu bantuan keras dari bantuan rekan-rekan Jakarta yang baik," kata Habib Aboe.

Kemudian Habib Aboe mengatakan bahwa keputusan itu sudah dikomunikasikan dengan PKS.

 "Sudah (Dikomunikasikan), PKS tanpa dikomunikasikan bekerja duluan. Ada wakilnya bagaimana. Kita sudah bikin tim pemenangan beberapa kali pertemuan, dan ini kita harus jaga baik, karena yang dihadapi bukan ringan juga," terangnya.

Sekjen PKS itu lalu menyatakan bahwa Pramono dan Rano Karno bukan lawan yang ringan di Pilkada Jakarta 2024.

"Pramono ini orang yang sudah sangat punya jalur yang kuat. Artinya marilah dengan kekuatan kader PKS dan Golkar serta partai KIM Plus. Semoga bisa jadi peluang untuk mengantarkan Emil dan Suswono jadi pemenang di Jakarta," tegasnya.

Merespon hal tersebut, Bakal calon gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung menjawab singkat saat ditanya tanggapannya perihal ditunjuknya Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni sebagai Ketua Tim Sukses rivalnya dalam Pilgub Jakarta.

Pramono hanya berharap Sahroni dapat bekerja dengan keras dan baik.

"Ya mudah-mudahan bekerja dengan keras dan baik," kata dia. (tribunetwork/kompas.com/gta/mat/wly)

 

 

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved