Kamis, 14 Mei 2026

Amalan Islam

Amalan dan Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunah

Berikut amalan dan doa sebelum tidur menurut Islam sesuai sunah Rasulullah Saw. 

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Doa tidur pendek 

SURYA.CO.ID - Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia, karena dengan tidur, tubuh dapat beristirahat dan kembali segar. 

Berikut amalan dan doa sebelum tidur menurut Islam sesuai sunah Rasulullah Saw. 

Sebelum tidur hendaknya mengamalkan doa memohon perlindungan Allah Swt. 

Terdapat dua bacaan doa sebelum tidur di antaranya doa pendek dan doa lengkap, , dikutip dari laman Ilmu Hadist sebagai berikut: 

Doa Tidur Pendek 

بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ 

Latin: Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut. 

Artinya: "Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati." 

Amalan doa ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW berikut,

قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ ‏"‏ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ ‏"‏‏.‏ وَإِذَا أَصْبَحَ قَالَ ‏"‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ‏ 

Artinya: Ketika Nabi Muhammad hendak tidur dia biasa mengatakan, "Allahumma bismika ahya wa amut." Dan saat bangun di pagi hari dia terbiasa mengucap, "Al-hamdu li l-lahi al-ladhi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihi-nnushur." (HR Bukhari). 

Doa Tidur Lengkap 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَجَهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ اللَّهُمَّ إِنِّي آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ. 

Latin: Allahumma aslamtu nafsi ilaika wafawadltu amrii ilaika wa alja'tu zhahri ilaika rahbatan wa raghbatab ilaika laa malja'a walaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabika alladzii anzalta wa binabiyyika alladzii arsalta. 

Artinya: "Ya AIlah ya Tuhanku, aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus).' Apabila kamu meninggal (pada malam itu) maka kamu mati dalam keadaan fitrah (suci). Dan jadikan bacaan tersebut sebagai penutup ucapanmu (menjelang tidur).' Maka aku berkata; 'Apakah saya menyebutkan; 'Saya beriman kepada Rasul-Mu yang telah Engkau utus? ' Beliau menjawab: 'Tidak, namun saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.' 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved